Home / Uncategorized

Sabtu, 20 April 2024 - 16:11 WIB

Merasa Diperas, Soni Lase Akan Melaporkan AN Dkk Pasal Dugaan Pemerasan

Foto : Terduga Pelaku Pencemaran Nama Baik inisial AN Terhadap Soni Tehe Lase alias Soni, 44 tahun.

Foto : Terduga Pelaku Pencemaran Nama Baik inisial AN Terhadap Soni Tehe Lase alias Soni, 44 tahun.

MADINA, SUMUT | LENSANSA.COM – Diduga menghasut dan mencemarkan nama baik orang lain, seorang perempuan inisial AN alias Ina Openi Hulu dilaporkan di Polres Mandailing Natal (Madin) oleh Soni Tehe Lase alias Soni, 44 tahun atas perbuatan mencemarkan nama baik dan fitnah, Sabtu (6/4/2024) silam sekira pukul 17.55 WIB.

Soni melaporkan AN dkk berdasarkan STPL No : STPL/ 87/ IV/ 2024/ SPKT/ POLRES MANDAILING NATAL/ POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 06 April 2024 atas perbuatan pencemaran nama baik sebagaiman diatur dalam pasal 310 UU No. 1 Tahun 1946.

Laporan tersebut belum kelar, kini Soni berencana kembali melaporkan AN dkk ke Polisi atas dugaan pasal tindak pidana pemerasan.

Hal itu ditegaskan Soni kepada Redaksi Media Radargep.com saat dikonfirmasi melalui voice call. Kepada media ini, Soni mengaku perbuatan AN dkk sangat merugikan dirinya dan keluarga terutama anak anaknya yang masih kecil, Sabtu (20/4/2024).

“Akibat ulah pelaku, kami sekeluarga dipermalukan. Bahkan anak saya mengaku malu sama teman-temannya,” ujar Soni.

Menurutnya, AN bersama seorang oknum yang mengaku wartawan inisial KD diduga tanpa KTA dan Surat Tugas sangat tendensius menyerang harkat dan martabat keluarganya.

Padahal menurut Soni, dirinya telah mengklarifikasi secara langsung kepada AN dan KD bahwa tidak pernah menerima uang sepersen pun dari AN. Bantahan itu juga dibenarkan oleh AN saat ditanya oleh KD di hadapan Korban.

“Dalam video jelas, saya sudah bantah tidak ada menerima uang dari terlapor. Bahkan, AN sendiri juga membenarkan bahwa memang tidak ada menyerahkan uang kepada saya,” jelasnya.

Ironisnya, Terlapor tetap memaksa meminta uang sejumlah 2 juta kepada Korban dengan bantuan KD dan sejumlah media online yang memberitakan Soni secara tendensius.

“Mereka mencoba memeras saya dan meminta uang sebesar 2 juta tanpa alasan yang jelas,” terangnya.

Soni mengaku, dirinya bersama keluarga merasa terancam akibat tindakan AN dkk yang meminta sejumlah uang tanpa dasar. Bahkan, tindakan itu diduga diviralkan oleh AN dkk secara tendensius melalui kanal Youtube dan sejumlah portal media online.

Merasa diperas, Soni berencana akan melaporkan AN alias Ina Openi dkk, atas dugaan tindak pidana pemerasan sesuai yang diatur dalam pasal  482 UU 1/2023 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.

Hingga berita ini tayang, AN saat dikonfirmasi melalui nomor Whatsapp 0822 6718 xxxx belum berhasil dikonfirmasi. *tim

Editor : Relas

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Brimob Polda Sumut Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Wujud Nyata Kehadiran di Tengah Masyarakat Pematangsiantar

Uncategorized

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Kota Bangun

Uncategorized

Seorang Ibu Tega Melempar Putranya ke Dalam Parit Hingga Tewas

Uncategorized

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving

BERITA NASIONAL

704 Peserta Antusias Ikuti Job Fair 2024 di SMKN 1 Indralaya Selatan Ogan Ilir

Uncategorized

Patroli Presisi Sat Samapta Polres Langkat: Garda Terdepan Ciptakan Kamtibmas Kondusif dan Antisipasi Premanisme!

Uncategorized

Semen Proyek Retak, Konsultan Pengawas: Kalau Retak Itu Biasa Karena Suhu Panas

BERITA NASIONAL

Pekon Gumukmas Adakan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pekon, Midian Hasiholan: Gumukmas Harus Lebih Baik Lagi