Home / DAERAH / SUMATERA SELATAN

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:09 WIB

KPU Lampung Ubah Maskot, Wahyudi Berharap Kedepan Sinergitas Terjalin

 

Bandar Lampung| LensaNusa.com – KPU Lampung telah mengganti maskot provinsi dari Raung dan Maung menjadi simbol yang lebih diterima oleh masyarakat adat setempat.

Wahyudi, koordinator Gepak Lampung dan aktivis antikorupsi, sebelumnya mengkritik keputusan KPU yang menetapkan Raung dan Maung sebagai maskot tanpa melibatkan simbol siger, lambang kewibawaan masyarakat adat Lampung, pada Minggu (14/7/2024).

“Dengan diubahnya maskot ini, saya berharap semua pihak dapat menerimanya,” ujar Wahyudi.

Dia menambahkan bahwa masyarakat Lampung tidak ingin ada permasalahan lain muncul, terutama mengingat tahapan pilkada sudah mulai digelar.

Wahyudi juga berharap pemangku adat dapat berkumpul dan merumuskan aturan penggunaan pakaian adat dalam sebuah ketetapan adat agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Lebih lanjut, Wahyudi mengharapkan pemerintah, khususnya KPU, dapat menanggapi kejadian ini dengan positif dan bijak.

Menurutnya, sinergitas antara pemangku adat dan pihak pemerintah harus terus terjalin dengan baik sehingga tidak ada masalah yang merugikan kedua belah pihak.

“Kami berharap segala bentuk kegiatan bisa terus melibatkan tokoh adat dengan tujuan mempertahankan adat budaya dan mengembangkan potensi budaya secara nyata,” pungkas Wahyudi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan di DPP Laskar Lampung.

Menurut Wahyudi, keterlibatan tokoh adat dalam kegiatan pembangunan provinsi Lampung sangat penting untuk menjaga dan mengembangkan budaya setempat.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan pemangku adat untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga keharmonisan.

Wahyudi juga mengingatkan bahwa peran serta tokoh adat dalam pembangunan tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan provinsi Lampung.

Ia berharap kejadian perubahan maskot ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih menghargai dan melibatkan masyarakat adat dalam setiap keputusan penting yang diambil.

Dengan demikian, sinergitas yang baik antara pemerintah dan masyarakat adat diharapkan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Lampung. (Iyan)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Kelabui Korban Lewat DM Instagram, Pelaku Berhasil Kumpulkan Video Asusila Anak 

HUKUM/KRIMINAL

Rokok Illegal Marak Beredar, APH Kemana?

KAMPAR

Kejaksaan Tinggi Riau Laksanakan Penyuluhan Hukum Di SMPN 1 Bangkinang Kota

DAERAH

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Sitkamtibmas jelang Lebaran secara virtual, Kapolda Riau , Danrem 031/WB ikuti vidcon di MTQ Purna pekan baru

DAERAH

Lapas Kelas I Medan Gelar “Bangga Produk Hasil Karya WBP”

DAERAH

Komisi IV DPRD Sukabumi Belajar Buat Perda Kota Layak Anak Ke DP3APM

PEKANBARU

Pemkab Kampar Tandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama Dengan STTD

DAERAH

LAMR Ucapkan Tahniah dan Selamat Bertugas di Tempat Baru Kepada Datuk Seri Jaya Perkasa Irjen Pol Muhammad Iqbal