Home / BENGKALIS / DAERAH

Rabu, 15 Maret 2023 - 20:42 WIB

Beranda Berita Daerah Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Pemkab Bengkalis Kumpulkan Agen, Distributor Dan Pelaku Usaha

BENGKALIS | LENSANUSA.COM – Guna memantau ketersediaan stok / pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok dan barang penting masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, Bupati Bengkalis kumpulkan seluruh agen, distributor, pedagang, dan pelaku usaha serta stakeholder terkait lainnya.

Hal itu dibahas melalui forum rapat koordinasi dipimpin Bupati Bengkalis diwakili  Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Toharuddin, Selasa 14 Maret 2023, di Hotel Surya.

Dalam arahannya Toharuddin meminta agar ketersediaan dan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting masyarakat harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk bisa dikendalikan.

“Sebentar lagi kita akan memasuki Ramadhan dan Idul Fitri, tentunya akan terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap beberapa komoditas bahan kebutuhan pokok dan barang penting masyarakat, dan selalunya tingginya permintaan akan berbanding lurus dengan kenaikan harga komiditas ditingkat produsen, pedagang dan pelaku usaha, sehingga dapat mempengaruhi daya beli masyarakat sebagai konsumen yang pada akhirnya akan mengakibatkan inflasi. Oleh karenanya, kami minta semua ini perlu ditekan, jangan sampai masyarakat menjerit.” Tegas Toharuddin.

Makanya kami tegaskan dan ini Perintah Bupati Kasmarni sambung Toha, agar Perangkat Daerah terkait, untuk segera dan secara berkelanjutan melakukan pemantauan dan pengawasan ke lapangan bersama stakeholder terkait lainnya, baik menyangkut ketersediaan stok dan pasokan, maupun distribusi termasuk harga bapokting agar tidak terjadi kelangkaan, mengingat, kelangkaan bapokting juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya kenaikan atau lonjakan harga komoditas pangan.

Selain itu lanjut Toha, lakukan koordinasi dan pendekatan persuasif kepada para agen, distributor, pedagang, dan pelaku usaha, agar tidak memanfaatkan moment HKBN ini untuk menaikkan harga melebihi batas kewajaran demi mengejar keuntungan sesaat.

“Bersama unsur terkait lainnya, kami minta Disdagprin sebagai leader dilapangan lakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang belaku, jika ada pihak-pihak yang coba bermain, seperti menaikkan harga diatas kewajaran atau melakukan penimbunan komoditas. Kita tidak boleh bermain-main dengan hal ini, karena ini hajat hidup orang banyak dan juga instruksi langsung dari Bapak Presiden.” Ujar Toha.

Dan yang tak kalah pentingnya juga lanjut Toha lagi, terus lakukan edukasi dan komunikasi persuasif kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak dengan lebih memprioritaskan kebutuhan bukannya keinginan agar tidak terjadi pemborosan sepanjang bulan ramadhan dan dalam perayaan idul fitri tahun ini nantinya.

Hadir dalam Rakor tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Zulfan, Kapolres Bengkalis diwakili Kasat intel Aang Kisnawan, Dandim 0303 Bengkalis diiwakili Jemi Irawan, Kajari Bengkalis diwakili Kasi Datun Vegi fernandez, Pincab PT. Pertamina Putra Niaga Pekanbaru Badri rahlik, Pimpinan Bulog Divre Bengkalis Budi Indrawan, serta para agen, distributor, pelaku usaha dan undangan lainnya.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pemko Pekanbaru Ajak Semua Elemen Kembali Geliatkan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

PEKANBARU

Kapolda Riau Silaturahmi dan Buka Bersama “Khusus WMPR”, Begini Tanggapan PPRI

DAERAH

Wakapolda Riau Lantik 134 Bintara Polri Gelombang I

BERITA NASIONAL

Salurkan Bantuan Banjir Ke Daerah Sulit Pemda Kampar Gandeng IOF Kampar

DAERAH

Penguatan Sinergi Pencegahan Korupsi Sektor Perizinan Dan PBJ Pada Pemerintah Daerah Menjelang Tahun Politik, Plt Sekda: Kampar Siap Dukung Program Dari KPK RI

DAERAH

Polres Nias Sunut Gelar Apel Pasukan OPerasi Patuh TOba 2024

DAERAH

Karutan Kelas I Tanjung Gusta Medan Dukung Pengungkapan Kasus Narkoba

BENGKALIS

Dokter Dinilai Kurang Profesional, Keluarga Pasien Minta Pertanggung Jawaban Pihak RS Permata Hati Duri