Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 9 Februari 2025 - 13:47 WIB

PMI DIY Gelar Musyawarah Kerja, Bahas Evaluasi hingga Rencana Kerja 2025 Hadirkan Program Inovatif dan Solutif di Masa Datang

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) menggelar musyawarah kerja di Mandala Saba Madya, Gedung Induk Komplek Parasamya Kabupaten Bantul pada Sabtu (8/2/2025).

Ketua Bidang Organisasi PMI DIY Sigit Alifianto, SE, MM selaku ketua panitia menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bantul dan PMI Kabupaten Bantul yang telah berkenan menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Musyawarah kerja merupakan amanah dan kewajiban PMI untuk dilaksanakan agar PMI bisa terus berkembang dan inovatif.

“Musyawarah kerja PMI DIY dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya dan menyusun rencana kerja tahun ini, dan guna membahas hal-hal lain yang dirasa perlu,”ungkap Sigit.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih yang turut hadir dalam musyawarah kerja PMI DIY kali ini menyampaikan bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran strategis dalam memberikan bantuan kegawatdaruratan kepada masyarakat. PMI telah membuktikan dedikasinya melalui aksi nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kabupaten Bantul turut merasakan manfaat besar dari kehadiran PMI dalam berbagai momen seperti penanganan bencana alam, pelayanan kesehatan, donor darah dan aksi-aksi kemanusiaan yang lain,” imbuh Halim.

Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan Dr. Didik Wardaya, SE, MPd yang menyampaikan sambutan tertulis Gubernur DIY mengungkapkan di era saat ini tantangan kemanusiaan semakin kompleks. Tantangan alam, perubahan iklim, krisis kesehatan hingga dinamika sosial lainnya menuntut PMI untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. PMI bukan sekedar organisasi yang bergerak dalam donor darah, namun menjadi garda terdepan dalam merespon bencana, edukasi kesehatan serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Sawiji Greget Sengguh Ora Mingkuh, yang menekankan tekad bulat, semangat kuat dan percaya diri serta pantang menyerah. Konsep ini sejalan dengan semangat kemanusiaan yang diusung oleh PMI dalam memberikan pelayanan tanpa memandang suku, agama, ras atau golongan,” terang Didik.

PMI hadir untuk semua, dengan semangat Kemanusiaan ,solidaritas dan keikhlasan.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Sepanjang Semester I 2025, Sebanyak 60 Orang Tewas Akibat Laka Lantas di Bantul

DI YOGYAKARTA

Terungkap Pembunuhan di Gumuk Pasir Parangtritis, Korban dihabisi Nyawanya Lantaran Sengketa Bisnis Umrah

DI YOGYAKARTA

Mustafa: Manfaatkan Kecanggihan Teknologi, Modus Baru Koruptor untuk Money Laundry

DI YOGYAKARTA

Kabar Duka, Mantan Bupati Bantul Kombes Pol (Purn) Drs.H. Suharsono Meninggal Dunia

DI YOGYAKARTA

Hari Palang Merah Indonesia Tahun 2025, Perjalanan 80 Tahun

DI YOGYAKARTA

Polsek Sewon Sikat Peredaran Miras Oplosan

DI YOGYAKARTA

Ribuan Warga Nadliyin Hadiri Apel Akbar Hari Santri 2025 di Bantul, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”

DI YOGYAKARTA

Sambut HUT TNI Ke 80, Ziarah Makam Jenderal Soedirman di TMP Kusumanegara