Home / DAERAH / PEKANBARU / SOSIAL BUDAYA

Senin, 23 Juni 2025 - 10:51 WIB

Bekali Diri Menuju Persiapan Volunteer Basic Training, Peserta Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di UIN Suska Riau

PEKANBARU – LENSANUSA.COM – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi pelatihan kerelawan di Sumatra barat, sebanyak 15 relawan yang mencakup 8 orang calon relawan, mengikuti kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Pra-Volunteer Basic Training (Pra-VBT) yang akan berlanjut ke kegiatan inti di Hutan Biologi Universitas Andalas (Unand), Padang. Pra-VBT ini dirancang sebagai tahap persiapan awal untuk membekali para calon relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar yang esensial sebelum mereka benar-benar terjun ke alam terbuka dalam misi kemanusiaan dan konservasi.

Materi pelatihan PPGD yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam penanganan kondisi darurat, seperti cara menangani korban pingsan, menghentikan pendarahan, mengatasi luka perdarahan, pertolongan pada patah tulang, hingga evakuasi korban dari lokasi rawan bahaya. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melakukan praktik simulasi secara langsung di lapangan, dengan skenario-skenario realistis yang menuntut ketangkasan dan ketepatan dalam mengambil keputusan.

Pelatihan ini dipandu oleh fasilitator dari Palang Merah Indonesia yang sekaligus juga sebagai Relawan Rumah Zakat Pekanbaru, dan sudah terafiliasi dengan Basarnas Pekanbaru. Suasana penuh antusiasme tampak dari semangat peserta dalam mengikuti setiap sesi yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Mengapa Pelatihan Ini Penting?

Wahyu Ramadani, Koordinator Relawan rumah Zakat, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pelatihan PPGD ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap relawan yang akan menghadapi alam. “Medan hutan tidak bisa diprediksi. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Tanpa bekal pertolongan pertama yang memadai, kita bisa kehilangan waktu berharga saat menolong rekan sendiri. Karena itu, pelatihan ini kami desain sesungguhnya untuk menyelamatkan nyawa,”.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga melatih empati dan tanggung jawab sosial, di mana para relawan dituntut siap sedia menolong siapa pun yang membutuhkan, kapan pun, dan dalam kondisi apa pun.

Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi bersama dan refleksi singkat mengenai pentingnya kesiapan individu dalam menjalankan peran sebagai relawan. Meski hanya sehari, pelatihan ini telah membuka mata dan hati para peserta tentang betapa krusialnya pengetahuan dasar dalam menyelamatkan sesama.

 

#RumahZakat

#RelawanRumahZakatPekanbaru

#BeraniMenolong

Share :

Baca Juga

BENGKALIS

PATBM, Program Unggulan Bupati Bengkalis Bidang Perlindungan Anak

DAERAH

Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Amankan Geng Motor dan Barang Bukti Sajam

DAERAH

Besok Ketua DPP Bidang Keagamaan PPRI Jadi Khatib Idul Adha 1445H

BERITA NASIONAL

Wabup Husni Sebut Tanggung Jawab Pengelolaan Zakat Dunia Akhirat

DAERAH

Polresta Deli Serdang Dampingi Dir Pamobvit Poldasu dan Tim Auditor dari Baharkam Mabes Polri Cek Kesiapan Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam

ADVERTORIAL

Bupati Kasmarni Apresiasi Pencapaian Disdukcapil Kabupaten Bengkalis

DAERAH

Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup

DAERAH

Hadiri Acara Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, Kamsol : Sukses Di Tempat Yang Baru