Home / DI YOGYAKARTA

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:19 WIB

Jembatan Penghubung Banyusoco – Kebosungu Tak Kunjung Dibangun, Warga Berharap Pemerintah Segera Merealisasikan Wacana Pembangunan

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Jembatan sesek yang dipakai sebagai sarana penyeberangan di kawasan Sungai Oya  menghubungkan dua desa  yang berada di dua wilayah yang terpisah oleh aliran Sungai Oya Dua wilayah tersebut adalah Dusun Kebosungu I dan Kebosungu II,Kalurahan Dlingo kapanewon Dlingo   Kabupaten Bantul dan Kalurahan Banyusoco kapanewon Playen  Kabupaten Gunungkidul.

Kondisi jembatan sesek pada saat ini (Foto/Dok.Lensanusa.com)

Hingga kini masih menjadi satu-satunya sarana jalur transportasi alternatif warga menuju ke kedua desa tersebut. Sarana penyeberangan jembatan sesek masih  sangat dibutuhkan warga yang berada di kedua wilayah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Dukuh Kebosungu II Sigit Nurkahfi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengetahui wacana pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Gunungkidul dengan Bantul. Akan tetapi, sampai kini, belum ada kejelasan terkait realisasi wacana tersebut.

“Sejauh ini sebatas wacana. Belum ada kejelasan. Tetapi, jika pemerintah  jadi merealisasikan, kami sangat berterimakasih,” katanya kepada wartawan ,Rabu (16/7/2025

Menurut Sigit  keberadaan jembatan penghubung antara Dukuh Kebosungu  dengan Desa Banyusuco sejatinya sangat diperlukan. Sebab, selain memudahkan akses lalu lintas antara dua kabupaten Bantul dan Gunungkidul, juga akan menghidupkan perekonomian warga di dua wilayah tersebut.

“Sebab, di dua wilayah ini kan juga banyak objek wisata.dan memudahkan orang pulang pergi bekerja maupun pergi ke sawah  ,tentu ini akan semakin menggerakkan perekonomian warga,” ungkapnya.

Sigit menambahkan sudah sering sekali di survei oleh dinas terkait namun harapnya semoga wacana pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten bisa segera diwujudkan.

Sementara itu sebut saja Bonadi  salah satu warga Pokoh I Dlingo mengatakan bahwa dirinya selalu melewati jembatan sesek itu kalau mau pergi ke pasar hewan Banyusoco untuk menjual ternaknya maupun aktivitas mencari rumput (Ngarit)

“Saya sering lewat sini karena lebih dekat jarak tempuhnya di banding harus melewati jembatan Dodogan sana” Ujarnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

SAR Satlinmas Korwil II Baron Siapkan Puluhan Personel untuk Amankan Wisatawan di Momen Tradisi Padusan

DI YOGYAKARTA

Pemuda Asal Magelang ditangkap Polisi, Nekat Berbuat Senonoh Terhadap Wanita di Bantul

DI YOGYAKARTA

Mengenang Sejarah Kemanusiaan Bangsa, Hari Palang Merah Indonesia

DI YOGYAKARTA

Petani di Bantul Meninggal Dunia Mendadak Saat Membajak Sawah Tegalsari

DI YOGYAKARTA

Demo Penambang Pasir di Kepatihan Batal, Sekda DIY Terima Audiensi Perwakilan PPPS

DI YOGYAKARTA

Tragis ! Kecelakaan Maut di jalan Wates Honda Scoopy Vs Avansa , 3 Nyawa Melayang

DI YOGYAKARTA

Terseret Ombak Pantai Parangkusumo Bantul, Tiga Wisatawan Berhasil Diselamatkan

DI YOGYAKARTA

Bejat! Kakek Tua di Bantul Cabuli Bocah Bau Kencur berusia 6 Tahun