Home / TNI/POLRI

Rabu, 3 September 2025 - 14:26 WIB

Doa Lintas Agama, Kapolda Sumut : Kritik Jadi Energi Polisi Hadir untuk Masyarakat

MEDAN | LENSANUSA.COM – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam momentum Doa Lintas Agama yang digelar bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution, Forkopimda, serta elemen masyarakat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (2/9).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Whisnu menyampaikan pesan penting tentang disiplin, evaluasi, dan semangat kebersamaan seluruh pihak dalam mewujudkan Sumut yang kondusif.

“Disiplin harus terus ditingkatkan, lebih mahir, dan lebih baik lagi dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan. Kami dari kepolisian bersama pemerintah terus berupaya menjaga keamanan, termasuk saat ada kegiatan di DPR,” ujar Kapolda.

Kapolda juga mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas, masih ada anggota yang mungkin menghadapi kendala atau bahkan melakukan pelanggaran. Untuk itu, ia menekankan pentingnya perhatian dan pembinaan terhadap setiap personel.

“Jika ada anggota yang mengalami kendala atau sakit saat bertugas, akan tetap mendapat perhatian penuh. Saya berkomitmen memberikan yang terbaik agar mereka pulih dan kembali menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Whisnu menekankan keterbukaan Polri terhadap kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi.

“Saya menyadari tidak bisa mengawasi langsung seluruh anggota di lapangan. Karena itu, kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi saya untuk mengendalikan anggota agar bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa orientasi utama Polri adalah keselamatan masyarakat. “Dari hati yang paling dalam, kami di kepolisian selalu berpikir bagaimana menyelamatkan masyarakat seluas-luasnya. Kita ingin menjaga agar Sumatera Utara tetap menjadi daerah percontohan di Indonesia, meskipun di daerah lain masih banyak terjadi situasi yang sulit diprediksi,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa dirinya bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution secara intens berdiskusi untuk mencari solusi terbaik dalam menjaga kondusivitas.

“Saya bersama Bapak Gubernur terus berdiskusi, bahkan hingga larut malam, mencari cara terbaik untuk mengendalikan situasi dan menjaga kondusivitas. Saya yakin, dengan dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, maupun mahasiswa, kita bisa menjaga keamanan Sumatera Utara,” kata Whisnu.

Menutup pernyataannya, Kapolda menekankan pentingnya komunikasi dengan generasi muda.

“Kalau ada adik-adik pelajar atau mahasiswa yang terbawa emosi dalam aksi, tentu akan kita bina. Harapan saya, ke depan komunikasi bisa terus dibangun, sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan baik dan diterima secara adil. Polda Sumut akan terus berkomitmen melakukan perbaikan, menjaga keamanan, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya.(***/Dilla)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Rutan Kelas I Medan Buka Pelatihan Montir bagi Warga Binaan, Gandeng Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang

TNI/POLRI

Perkuat Sinergitas Kapolres Binjai Bersama Forkopimda Laksanakan Patroli Gabungan Skala Besar

TNI/POLRI

Respons Cepat Polres Labusel, Pelaku Pembunuhan Penjaga Kebun Sawit

TNI/POLRI

Tingkatkan Keamanan, Jajaran Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Blue Light dan Dialogis

LANGKAT

Wujudkan Rasa Aman Beribadah, Polsek Stabat Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Gereja

SUMATERA UTARA

Kapolres Sergai Melaksanakan Jiarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

TNI/POLRI

Pastikan Situasi Kondusif, Polda Sumut Kerahkan 365 Personel Tambahan di Medan
Kasipenkum Kejati Riau Zikrullah memberikan keterangan pers mengenai perkembangan penyidikan korupsi PT SPRH.

ROKAN HILIR

Rugikan Negara Rp64 Miliar, Kejati Riau Sikat 9 Tersangka Baru Korupsi PT SPRH