Home / DAERAH / PEKANBARU

Selasa, 2 Mei 2023 - 19:47 WIB

Gubernur Syamsuar Buka Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Perhutan Sosial Di Provinsi Riau

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar resmi membuka . Rapat ini juga diikuti secara virtual oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Supriyanto.

Perhutanan sosial merupakan program pemberdayaan masyarakat yang menjadi prioritas nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan merupakan bagian dari kebijakan pemerataan ekonomi melalui reforma agraria. Selain itu perhutanan sosial juga menjadi salah satu program yang terintegrasi dan mendukung capaian pelaksanaan Riau Hijau.

Berdasarkan peta indikatif, target luasan perhutanan sosial di Provinsi Riau sebesar 1,2 juta hektar dan sampai dengan saat ini baru terealisasi seluas 120.000 hektar atau sekitar 10 persen.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengharapkan dukungan baik perguruan tinggi, NGO, perusahaan, hingga perkebunan untuk bekerjasama dalam percepatan perluasan perhutanan sosial sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar kawasan hutan.

“Mari kita bekerja keras agar target yang ditetapkan oleh pemerintah untuk Riau bisa tercapai,” ujar Gubernur Syamsuar di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (2/5/2023).

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Supriyanto menganggap rapat koordinasi tersebut sangat penting agar para pihak bersama mensukseskan dan mewujudkan kesejahtetaan masyarakat, sekaligus sebagai upaya pelestarian hutan dapat tercapai melalui program perhutanan sosial.

“Program perhutanan sosial merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang tujuannya agar masyarakat sekitar dihutan bisa sejahtera dengan tetap menjaga kelestarian dan fungsi kawasan hutan,” jelas Bambang.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata  Bambang, tanggung jawab pemerintah baik pusat dan daerah dalam hal pengawasan dan pendampingan sangat mutlak diperlukan,  mengingat unsur terpenting program perhutanan sosial ini adalah pada bagaimana memberikan pemahaman kepada masyrakat dalam pengelolaan kawasan hutan.

Share :

Baca Juga

DAERAH

Penandatangan komitmen bersama dan fakta integritas pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM 2025

DAERAH

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Riau Laksanakan Kegiatan Sosial Bagi-Bagi Takjil Kepada Masyarakat

DAERAH

Sambut HDKD, Kanwil Kemenkumham SUMUT Gelar Jalan Sehat

DAERAH

dr. Maharani Dorong Keluarga Berkualitas Melalui Program Bangga Kencana di Riau

PEMERINTAH

Buka Pembekalan Adat, Bupati Rohil Ajak Calon Penghulu Tidak Lakukan Money Politik

PELALAWAN

Bupati Pelalawan Ikuti Karhutla Run Fun 2025, Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

DAERAH

Satu Pelanggaran Bisa Berujung Kehilangan, Ditlantas Polda Aceh Ajak Ojol Bangun Budaya Keselamatan

PEKANBARU

Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi, Indra Pomi : Alhamdulillah Kota Pekanbaru Masuk kategori Terbaik Dalam Pencegahan Korupsi