Home / BENGKALIS / DAERAH / HUKUM/KRIMINAL / TNI/POLRI

Selasa, 18 November 2025 - 19:02 WIB

Pos Keamanan Diterobos, Ratusan Masa Mengusir Petugas Jaga Dan Intimidasi Para Pekerja PT . Sinar Inti Sawit ‎

BENGKALIS | LENSANUSA.COM-Sekelompok massa dalam jumlah besar yang diduga berasal dari pihak PT Palma Agung Bertuah melakukan aksi kekerasan, pengusiran, serta perusakan aset terhadap pekerja PT Sinar Inti Sawit.

‎Situasi memanas terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 11.20 WIB.

Lebih ironis, aksi brutal tersebut berlangsung di hadapan aparat penegak hukum yang tengah berjaga menjaga situasi Kamtibmas.

‎Informasi di lapangan menyebutkan, ratusan orang masuk ke area perkebunan dengan cara menerobos pos keamanan. Mereka mengusir petugas jaga dan melakukan intimidasi terhadap karyawan. Massa disebut-sebut melakukan aksi itu untuk mengambil alih panen kelapa sawit di lahan yang secara resmi dikelola oleh PT Sinar Inti Sawit.

‎Bentrokan tidak terhindarkan ketika massa mendorong karyawan dan petugas keamanan. Sejumlah saksi mata menyebut terjadi pelemparan batu ke arah pekerja. Kericuhan berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB sebelum massa akhirnya mundur. Namun, mereka disebut berjanji akan kembali melanjutkan aksi pada hari berikutnya.

‎Dari penelusuran tim media, PT Sinar Inti Sawit sebelumnya telah mengajukan kerja sama operasional (KSO) melalui Regional Head 2 PT Agrinas Palma Nusantara di Sudirman City Square, Pekanbaru. Namun, secara mengejutkan, PT Palma Agung Bertuah disebut tiba-tiba mendapat penunjukan KSO tanpa melalui proses resmi yang lebih dulu dijalani PT Sinar Inti Sawit.

‎Manajemen dan karyawan PT Sinar Inti Sawit mengecam tindakan yang mereka sebut sebagai aksi anarkis dan dugaan praktik premanisme yang dilakukan secara terang-terangan. Mereka menilai pengrusakan aset dan pemukulan terhadap pekerja merupakan pelanggaran hukum yang tidak boleh dibiarkan.

Pihak PT Sinar Inti Sawit meminta aparat penegak hukum, terutama Polres Bengkalis dan Polda Riau, untuk bertindak tegas mengusut aksi kekerasan, perusakan, dan ancaman yang terjadi.

‎Manajemen memastikan perusahaan akan menempuh langkah hukum untuk melindungi pekerja dan menjaga legalitas operasional mereka.Situasi ini diduga menjadi salah satu latar belakang ketegangan antara kedua pihak.

Editor: Andi Champay

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Situasi Jalur Medan-Berastagi Hari Kedua Pasca Pembukaan Lancar dan Aman

DAERAH

Kejati Riau Hadiri Parade Bhinneka Tunggal Ika dan Pergelaran Budaya Nusantara di Pekanbaru

BERITA NASIONAL

Jalin Sinergitas, Kapolsek Rantau Alai Terima Kunjungan Panwascam Kecamatan Rantau Alai dan Kecamatan Kandis

TNI/POLRI

Siaga Hadapi Dinamika Keamanan, Personel Brimob Sumut Ikuti Apel Kesiapsiagaan

ADVERTORIAL

DPRD Kuansing Akan Menggelar RDP Terkait Ribuan Ikan Mati di Sungai Singingi

TNI/POLRI

Menebar Kasih Natal, Polda Sumut Hadirkan Harapan bagi Anak-Anak Panti Asuhan

BENGKALIS

Pemdes Resam Lapis Lakukan Musdesus Bahas Penetapan KPM BLT

ADVERTORIAL

Bupati Suhardinam Amby Menghadiri Acara Melayur Jalur Pandekar Panjang Bukit Siguntur 2024