Home / BENGKALIS / DAERAH / HUKUM/KRIMINAL

Selasa, 9 Mei 2023 - 18:31 WIB

Jual Lahan Negara, Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka 2 Orang Oknum Kades

BENGKALIS | LENSANUSA.COM – Polres Bengkalis menetapkan Kepala Desa Pematang Duku dan Kepala Desa Senderak sebagai tersangka terkait jual beli lahan milik negara yaitu hutan produksi terbatas (HPT) yang berlokasi di Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis. Hal itu diungkapkan  Kapolres AKBP Setyo Bimo Anggoro, S.I.K, pada awak media di konferensi persnya, Selasa (09/05/2023).

“Perkara ini muncul dengan modus operandi yang melibatkan 2 Kepala Desa, yang satu adalah Kepala Desa Pematang  Duku dan satu lagi Kepala Desa Senderak. Kedua Kepala Desa ini bersengkokol bersepakat menjual lahan milik negara yaitu lahan produksi terbatas,” ungkap Kapolres

Lebih lanjut dijelaskan, kedua oknum Kades tersebut menjual seolah-olah menerbitkan surat tanahnya hilang dan menerbitkan surat SKGR yang baru. Padahal, pemilik tanahnya masih ada dan surat SKRGnya tidak pernah hilang. Selanjutnya, atas dasar SKGR ini tanah tersebut dijual beberapa kali kepada 3 orang pembeli yang berbeda.

“Atas perbuatan ini, kepada kedua Kepala Desa ini, Kepala Desa Pematang Duku dan Kepala Desa Senderak telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Bengkalis,” jelasnya

Menurut Bimo, akibat ulah kedua Kepala Desa tersebut telah mengakibatkan kerugian negara seniliai kurang lebih sebesar Rp. 101.000.000,- (Seratus satu juta rupiah), yang dihitung berdasarkan nilai harga tanah yang telah dijual ke pihak pembeli.

“Untuk 2 orang tersangka inisial H itu saat ini juga sudah dilakukan penahanan oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk perkara yang lain dan serupa, saat ini yang sedang dilakukan pemeriksaan yaitu Kepala Desa Pematang Duku sebagai tersangka,” tuturnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat pasal 2 Jo pasal 3 dan Jo pasal 5 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 378 KUHP karena mereka juga menipu pembeli.

“Sebenarnya, kerugian yang dialami ketiga orang pembeli mencapai 170 juta. Namun, kalau kita merujuk pada persangkaan korupsinya yang kerugian negaranya adalah 101 juta,” kata Bimo mengakhiri. (Jm)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian Bersama TNI, Deteksi Dini Gangguan Keamanan Dan Ketertiban

BERITA NASIONAL

Sukses Digelar, Ratusan Hewan Divaksin Rabies

BENGKALIS

Suswanto Telah Sukses Laksanakan Pelantikan Anggota KPPS Di Tahun 2024 Se-Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis

DAERAH

Sekretaris PHRI Bengkalis Menghadiri Rapat Koordinasi LKS Tripartit

HUKUM/KRIMINAL

Penuh Khidmat, 1200 Warga Binaan Rutan I Medan Peringati Maulid Nabi Bersama Para Habaib

DAERAH

Dandim 0302/Inhu – Kuansing Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tentang Hari Jadi ke-69 Kab.Inhu.

DAERAH

Lapas Pekanbaru Bersinergi Dengan TNI Gelar Razia Gabungan,Berantas Narkoba dan Handphone 

DAERAH

PAC Pemuda Pancasila Dumai Barat Akan Melaksanakan RPP Ke-IX