Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 2 Februari 2026 - 10:52 WIB

Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026 mulai hari ini

Kapolres Bantul secara simbolis sematkan pita tanda dimulainya OPS keselamatan Progo 2026  (Foto/Dok.Humaspolres)

Kapolres Bantul secara simbolis sematkan pita tanda dimulainya OPS keselamatan Progo 2026 (Foto/Dok.Humaspolres)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Kepolisian Resor (Polres) Bantul resmi memulai Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai langkah strategis menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas di wilayah Bumi Projotamansari. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Bantul pada Senin (2/2/2026).

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, yang bertindak sebagai pimpinan apel, menegaskan bahwa pengecekan akhir terhadap personel dan sarana prasarana adalah kunci keberhasilan operasi ini.

“Apel gelar pasukan ini merupakan sarana pengecekan akhir terhadap kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana penunjang. Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian operasi berjalan optimal dan mencapai sasaran yang telah ditargetkan,” ujar AKBP Bayu dalam amanatnya.

Langkah tegas kepolisian ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data analisa dan evaluasi Satlantas Polres Bantul sepanjang tahun 2025, angka pelanggaran di Bantul masih berada di level yang mengkhawatirkan.

Tercatat ada 126.154 pelanggaran yang didominasi oleh 80.388 teguran dan 40.586 tindakan tilang. Lebih tragis lagi, sebanyak 2.230 kasus kecelakaan terjadi sepanjang tahun lalu yang merenggut 149 nyawa.

Operasi Keselamatan Progo 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 240 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Mengenai teknis di lapangan, AKBP Bayu menjelaskan pembagian strategi operasi yang menitikberatkan pada sisi edukasi:

40% Preemtif: Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

40% Preventif: Pengaturan dan penjagaan di titik rawan.

20% Gakkum: Penegakan hukum melalui sistem elektronik (ETLE) dan teguran simpatik.

“Fokus utama petugas adalah menangani segala bentuk potensi gangguan yang dapat memicu kemacetan dan pelanggaran lalu lintas. Kami mengedepankan tindakan yang humanis namun tetap tegas sesuai aturan,” tambah Kapolres.

Sebelum mengakhiri arahannya, Kapolres Bantul memberikan empat instruksi khusus bagi personel di lapangan. Ia meminta petugas meniatkan tugas sebagai ibadah, menjaga kesehatan, serta menerapkan buddy system demi keselamatan diri.

Ia juga mewanti-wanti agar tidak ada anggota yang melakukan tindakan kontraproduktif.

“Saya tekankan agar seluruh personel bekerja secara profesional dan humanis. Hindari tindakan yang dapat merusak citra institusi Polri. Publikasikan kegiatan positif agar kepercayaan publik terjaga dan masyarakat teredukasi secara luas,” pungkasnya.

Melalui operasi ini, diharapkan tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih mantap di wilayah DI Yogyakarta. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

PMI DIY Gelar Peringatan Hari Relawan PMI 2024, Pesan Gusti Prabukusumo ; Urip Iku Urup!

DI YOGYAKARTA

Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Santri Berhasil Diamankan, GP Ansor Apresiasi Langkah Cepat Polisi

DI YOGYAKARTA

Tiga Wisatawan Asal Kediri Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Berhasil di Selamatkan

DI YOGYAKARTA

Pemkab Bantul Gelar Upacara Hari Jadi Kabupaten Bantul Ke 194 di Lapangan Trirenggo

DI YOGYAKARTA

Kodim 0729/Bantul Menggelar Penanaman Magrove Serentak di Baros

DI YOGYAKARTA

Arus Libur Nataru: 371 Ribu Kendaraan Masuk DIY, Tempel Jadi Titik Terpadat

DI YOGYAKARTA

Tradisi Main Obor dan Sepak Bola Api Ramaikan Pasar Malam Garebeg Ketupat di Bantul

DI YOGYAKARTA

Rieke Diah Pitaloka Kunjungi Rumah Mbah Tupon dan Serahkan Langsung Surat Pemblokiran dari ATR/BPN