MEDAN | LENSANUSA.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan sukses menggelar panen raya hasil budidaya ikan lele dan tanaman hidroponik, Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna membekali mereka dengan keterampilan produktif.
Dimulai pukul 09.30 WIB di area beranggang belakang, para warga binaan memanen sedikitnya 500 kilogram ikan lele. Sebagai langkah keberlanjutan, petugas langsung melakukan pengisian kembali (refill) sebanyak 7.000 ekor bibit lele baru ke dalam kolam budidaya.
Tak hanya sektor perikanan, program pertanian modern juga menunjukkan hasil signifikan. Tercatat sebanyak 300 kilogram sayuran seperti sawi, pak coy, dan kailan berhasil dipanen dari instalasi hidroponik yang dikelola oleh warga binaan.
Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Bimbingan Kerja, Yan Patmos, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan nilai ekonomi sekaligus modal sosial bagi WBP.
“Melalui budidaya lele dan hidroponik ini, warga binaan dibekali keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal mereka saat kembali ke tengah masyarakat nanti,” ujar Yan Patmos.
Seluruh hasil panen tersebut selanjutnya didistribusikan kepada pihak penyedia bahan makanan (BAMA) untuk diolah lebih lanjut, sekaligus sebagai bukti bahwa produk hasil karya WBP memiliki daya saing di pasar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, mulai dari bidang Kegiatan Kerja, Pembinaan, hingga Keamanan dan Ketertiban. Seluruh proses berlangsung dengan tertib dan kondusif.
(Red/Dilla)














