BANTUL | LENSANUSA.COM. – Ribuan umat Muslim menunaikan Salat Idulfitri di Gumuk Pasir, Kretek, Bantul, Jumat pagi (20/3/2026).
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kretek, Isyudi, mengatakan, total ada sebanyak 5.505 jemaah yang mengikuti Salat Idulfitri di tempat itu yang terdiri dari 2.823 laki-laki dan 2.682 perempuan.
“Setiap tahun lokasi ini selalu jadi salah satu rujukan sholat Ied bagi umat Muslim lokal maupun luar daerah,” katanya.
Menyikapi adanya perbedaan waktu penetapan Idulfitri tahun ini, Isyudi mengajak umat Muslim untuk tetap memprioritaskan persatuan. Ia menekankan bahwa esensi Ramadan adalah melatih kedisiplinan, ketakwaan, serta empati sosial.
“Kami sudah terbiasa dengan perbedaan. Insyaallah kami tetap saling menghargai dan menghormati meskipun waktu pelaksanaan shalat hari raya tidak bersamaan,” tegasnya.
Isyudi menambahkan gumuk pasir tersebut menjadi salah satu titik lokasi salat Idul Fitri yang ikonik dan andalan warga sekitar sejak lama sekitar tahun 1980an.
Sementara itu, khatib Salat Idul Fitri Ustadz Surwandono menyampaikan terkait pengertian ibadah puasa Ramadan yang dijalankan umat muslim di seluruh dunia. Ibadah itu merupakan ritual terpanjang dalam setahun yang dirancang sebagai sarana pembinaan spiritual manusia.
“Tidak ada ibadah yang membutuhkan waktu hingga 29 atau 30 hari selain puasa Ramadan. Dan itu hanya untuk Allah, bukan untuk siapa-siapa,” ujarnya *SY..














