Home / TNI/POLRI

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:02 WIB

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kapolri Imbau Warga Atur Jadwal Pulang

MEDAN | LENSANUSA.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang pada akhir Maret. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan yang ekstrem.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret 2026, dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026,” ujar Kapolri saat meninjau Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3).

Pengecekan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini dilakukan secara daring bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia. Kapolri didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto serta jajaran Forkopimda Sumatera Utara.

Strategi Penguraian Kepadatan

Kapolri menjelaskan bahwa prediksi dua gelombang tersebut menjadi acuan bagi personel di lapangan untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas, terutama di Tol Trans Jawa dan jalur arteri.

Untuk mendukung kelancaran tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyarankan skema kerja fleksibel bagi para pekerja.

“Masyarakat disarankan menghindari puncak arus balik dengan memanfaatkan program work from anywhere (WFA) pada 25 hingga 27 Maret,” lanjutnya.

Selain itu, kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap diberlakukan hingga 29 Maret 2026, kecuali untuk angkutan logistik kebutuhan pokok.

Keselamatan di Destinasi Wisata

Tak hanya fokus pada jalan raya, Kapolri juga menyoroti titik-titik wisata yang dipadati pengunjung pasca-Idul Fitri. Ia menginstruksikan jajaran untuk memperketat pengawasan standar keselamatan.

  • Kapasitas: Memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi batas (overcapacity).

  • Peralatan: Menjamin ketersediaan alat penyelamat, khususnya di lokasi wisata air.

Modifikasi Cuaca dan Mitigasi Bencana

Terkait faktor alam, Kapolri menyebutkan bahwa Polri bekerja sama dengan BMKG melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menekan potensi hujan ekstrem yang berisiko memicu banjir atau longsor di jalur mudik.

“Alhamdulillah, upaya ini berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem. Namun, personel di lapangan harus tetap siaga di wilayah rawan bencana,” tegasnya.

Pesan Keselamatan

Menutup arahannya, Kapolri meminta pemudik untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah. Fasilitas pos terpadu dan rest area diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat layanan dan tempat istirahat.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang membuat pengamanan mudik tahun ini dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya. Polri berkomitmen tetap siaga hingga seluruh rangkaian arus balik selesai.

(**/Dilla)

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

PT Arwana Citramulia Berikan Bantuan 10.000 Meter Persegi Keramik ke Polda Sumsel

DAERAH

Mitigasi Resiko secara berkala, Petugas Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Razia Kamar Hunian Warga Binaan

DAERAH

Polsek Padang Tualang, Polres Langkat Bersama Forkopimcam Lakukan GSN

TNI/POLRI

Ancam Korbannya Pakai Parang Panjang, Akhirnya Pelaku Di Tangkap Polres Binjai

DAERAH

Simulasikan Perang Udara dan Pertahanan, Danlanud Tutup Latihan Matra Udara I “Bido Gesit” 2025

TNI/POLRI

Diberitakan Korban Jadi Tersangka, Kapolsek Bonai Darussalam Angkat Bicara

DAERAH

Tausiyah Ustadz Abdul Somad Bersama Keluarga Besar Korem 031/ Wira Bima

TNI/POLRI

THM Blue Night Resmi Ditutup Libatkan Personil Gabungan