PEKANBARU | LENSANUSA.COM-Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANAS ANNAR) MUI Riau menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan solutif. Ketua GANAS ANNAR MUI Riau, Zulfahmi, J., M.Psi, menekankan bahwa perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan hukum, tetapi harus diimbangi dengan penguatan rehabilitasi dan konseling bagi para korban penyalahgunaan.
Dalam keterangannya, Zulfahmi menyebutkan bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang keliru memandang pengguna narkoba semata-mata sebagai pelaku kejahatan.
Padahal, sebagian besar dari mereka adalah korban yang membutuhkan penanganan serius melalui pendekatan medis, psikologis, dan sosial.
“Penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Kita harus hadir memberikan solusi nyata melalui rehabilitasi dan konseling yang berkelanjutan. Ini adalah bagian penting dari upaya menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.
GANAS ANNAR MUI Riau, lanjut Zulfahmi, akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, serta tokoh masyarakat, guna membangun sistem penanganan narkoba yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba. Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas.
Selain itu, GANAS ANNAR MUI Riau berkomitmen untuk memperluas akses layanan rehabilitasi dan konseling, sehingga para korban penyalahgunaan narkoba dapat kembali pulih dan produktif di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang memberantas, tetapi juga menyelamatkan. Kita ingin mereka yang terjerumus bisa bangkit, pulih, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang sehat dan produktif,” tutup Zulfahmi.
Dengan langkah konkret ini, GANAS ANNAR MUI Riau berharap dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba di wilayah Riau, sekaligus memperkuat gerakan moral untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika.
Editor: Andi champay














