Home / DI YOGYAKARTA

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:05 WIB

Dandim 0729/Bantul Menutup Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II di Muntuk Dlingo

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap II Tahun Anggaran 2026 secara  resmi ditutup di Lapangan Banjarharjo I Kalurahan Muntuk ,Kapanewon Dlingo , Kabupaten Bantul, Kamis (21/05/2026). TMMD dengan mengangkat tema ” Satukan Langkah , Membangun Negri Dari Desa” pembangunan di Wilayah’ diharapkan mampu memberikan kontribusi besar yang langsung bisa dirasakan masyarakat.

Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi menyampaikan pesan dari Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin. bahwa Program TMMD kali ini mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa Makna yang terkandung didalamnya adalah menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Membangun desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.” ucap Fikri dalam amanatnya.

Selanjutnya Fikri menjelaskan kegiatan fisik yang dilakukan berupa cor blok rabat jalan panjang 467 meter, lebar 3 meter, dengan ketebalan 0,12 meter. Lalu jembatan panjang 4 Meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2 meter dan dua unit MCK hingga talud yang dikerjakan secara over prestasi.

” Kegiatan non fisik yang dilakukan dalam program TMMD  berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara hingga penyuluhan hukum, Kamtibmas, antisipasi kejahatan anak di jalan, dan judi online” jelasnya.

Dandim menambahkan dengan adanya kegiatan TMMD ini Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang.
Program TMMD ini, merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi terpadu antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah.

“Program ini juga menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil, terisolasi, wilayah perbatasan, kawasan kumuh perkotaan, maupun daerah yang terdampak bencana Alam” tutupnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Serukan Aksi Basmi Korupsi, Peserta Fun Run HAKORDIA 2025 Ramaikan Titik Nol Malioboro

DI YOGYAKARTA

5 Pos Polisi di Sleman dan Kota Yogyakarta Diserang Orang Tak Dikenal

DI YOGYAKARTA

Periode Januari-Mei 2025, Polres Bantul Sita Ribuan Botol Miras

DI YOGYAKARTA

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Nelayan Mengapung di Pantai Nglolang Gunungkidul

DI YOGYAKARTA

Gelar Upacara Kenaikan Pangkat dan Penghargaan, Kapolres Bantul: Ini Simbol Kehormatan dan Dedikasi Tanpa Cacat

DI YOGYAKARTA

Dandim 0729/Bantul Turun Langsung Check Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pajangan

DI YOGYAKARTA

Kios Pasar Seni Gabusan dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta

DI YOGYAKARTA

3 Pekerja Tertimbun Longsor Saat Gali Septic Tank di Sleman, 1 Tewas