Home / NUSA TENGGARA TIMUR

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:49 WIB

Usut Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus, Tiga Organisasi Mahasiswa Audiensi dengan Polres Sumba Timur

SUMBA TIMUR |LENSANUSA.COM – Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan melakukan audiensi bersama Polres Sumba Timur terkait penanganan dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa salah satu mahasiswi Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba. 29 Mei 2026 di Mapolres Sumba Timur

Aliansi tersebut terdiri dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Waingapu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sumba Timur, dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Waingapu.

Audiensi dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penegakan hukum dan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya di Kabupaten Sumba Timur.

Dalam pertemuan tersebut, aliansi mahasiswa menyampaikan sejumlah poin penting kepada pihak kepolisian, mulai dari perkembangan proses penanganan kasus, langkah hukum dan pendampingan terhadap korban, hingga komitmen aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Aliansi mahasiswa juga menegaskan pentingnya menciptakan ruang pendidikan yang aman, adil, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan.

Ketua GMKI Cabang Waingapu, Umbu Kudu Jangga Kadu, Ketua GMNI Cabang Sumba Timur, Nofrianus L. Maramba Djawa, dan Ketua PMKRI Cabang Waingapu, Elisabet Kadi Malo, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa agar proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.

Aliansi berharap aparat kepolisian dapat memberikan perlindungan maksimal kepada korban serta memastikan kasus tersebut ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Polres Sumba Timur menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan seksual tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum.

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh perhatian terhadap isu perlindungan perempuan serta keamanan lingkungan pendidikan.

Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan berharap kasus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan, pencegahan, dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus agar tidak kembali terulang di kemudian hari. | *Ikzed

Share :

Baca Juga

NUSA TENGGARA TIMUR

Ulang Tahun Paling Berkesan Ketika Prank dari Tim Akarnesia Bikin Yunita Tamu Apu Menangis Bahagia

NUSA TENGGARA TIMUR

Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMAN 1 Waingapu, Selisih Jutaan Rupiah Menyorot Transparansi Anggaran

NUSA TENGGARA TIMUR

Millenial Sumba Timur Deklarasikan Dukungan pada Ansy Lema sebagai Calon Gubernur NTT

NUSA TENGGARA TIMUR

Keluhan Warga Kambata Bundung Soal Pembangunan Rumah Janda Lansia

NUSA TENGGARA TIMUR

Pemerintah Desa Wanga Dinilai Tak Profesional, Mediasi Sengketa Tanah Intan Asegaf cs Terus Terkatung-katung

NUSA TENGGARA TIMUR

Puluhan Ribu Masyarakat NTT Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo Subianto

NUSA TENGGARA TIMUR

Kasus Dana BOS SMAN 1 Waingapu Memanas, Praktisi Hukum Peringatkan Pentingnya Transparansi Keuangan Negara 

NUSA TENGGARA TIMUR

Ketua Yayasan AAS Memberikan Pelatihan Pembuatan ECo Enzim dan Enzim Buah Kepada Komunitas Masyarakat