Home / DI YOGYAKARTA

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:56 WIB

Pria 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Selokan Sedayu Bantul, Polisi: Diduga Sakit Saat Buang Air Besar

BANTUL | LENSANUSA.COM. –  Seorang pria lanjut usia berinisial BT (72) ditemukan meninggal dunia di sebuah selokan air di Dusun Srontakan RT 06, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Jumat (3/7/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi telentang di selokan dengan kedalaman air sekitar 10 sentimeter. Hasil pemeriksaan awal petugas bersama tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kematian diduga dipicu kondisi kesehatan korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan penemuan korban diterima polisi sekitar pukul 08.05 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas Polsek Sedayu bersama Unit Identifikasi Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Sedayu I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian bersama tim identifikasi dan tenaga medis. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Rita.

Rita menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang berboncengan sepeda motor bersama istrinya. Saat baru keluar rumah dan melintas sekitar lima meter dari kediamannya, saksi melihat seorang laki-laki dalam posisi telentang di dalam selokan.

“Awalnya saksi bersama istrinya hendak berangkat ke wilayah Sayegan, Sleman. Ketika melintas di dekat lokasi, saksi melihat seseorang sudah dalam keadaan telentang di selokan air. Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian memberi tahu istrinya dan segera meminta bantuan warga sekitar sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sedayu,” ujar Rita.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi, mulai dari mengamankan tempat kejadian, meminta keterangan para saksi hingga melakukan identifikasi terhadap korban.

Menurut Rita, berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diketahui hampir setiap hari datang ke lokasi tersebut pada pagi hari untuk buang air besar sebelum melanjutkan aktivitas membersihkan kebun.

“Dari keterangan saksi, korban memang memiliki kebiasaan datang ke lokasi itu setiap pagi, kecuali hari Minggu, untuk buang air besar sebelum bekerja membersihkan kebun. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan pemeriksaan petugas di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan medis yang dilakukan Kepala Puskesmas Sedayu I, dr. Seta Nurhayati, menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu jam sebelum ditemukan.

“Hasil pemeriksaan dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu jam sebelum ditemukan dan diduga meninggal akibat sakit ketika sedang buang air besar,” terang Rita.

Rita menambahkan, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit yang diketahui. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana sehingga keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Anak korban menyampaikan bahwa almarhum tidak memiliki riwayat penyakit. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan unsur kekerasan ataupun dugaan tindak pidana. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” kata Rita.

Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga oleh Kapolsek Sedayu AKP Rumpoko untuk dimakamkan. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Secara Nasional, Di Bantul 21 Titik Pembangunan Koperasi

DI YOGYAKARTA

MLKI Bantul Gelar Ruwatan Agung Taun Dal 1959 Saka Jawa ” Penguatan Lembaga Kepercayaan dan Masyarakat Adat”

DI YOGYAKARTA

Kodim 0729/Bantul Gelar Nobar Sepak Bola Piala Dunia 2026 Gembira Bersama Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Wisatawan Asal Semarang yang Tenggelam di Pantai Watu Kodok ditemukan Meninggal Dunia

DI YOGYAKARTA

Gandeng Driver Ojol, Polres Bantul Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis di Depan Mapolres

DI YOGYAKARTA

PMI Bantul Mengalami Krisis Ketersediaan Stok Darah untuk Melayani Pasien

DI YOGYAKARTA

Respon Keluhan Masyarakat, Pengelola Galian C di Pajangan Lakukan Pembersihan Jalan : Bentuk Kepedulian Terhadap Keselamatan dan Kenyamanan Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran Idul Fitri 2026 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026