BANTUL | LENSANUSA.COM. – Komandan Kodim 0729/ Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi S.E. M.Han menghadiri upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 dengan tema ” Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” di Lapangan Trirenggo, Kabupaten Bantul, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini di hadiri Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto S.H. S.I.K.M.H, Kasi Perdata & Tata Usaha Negara Kejari Bantul Sendy Pradana Putra, S.H, Ketua Tim Penggerak PKK Bantul Ny. Hj. Emi Masruroh S.Pd para pejabat TNI/Polri, OPD ,Perwakilan pengurus dan anggota Koperasi se kabupaten Bantul dan pelajar
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Dengan komandan upacara Pa Sandi Kodim 0729/ Bantul Lettu CBA Sumardi
Bupati Bantul dalam amanat membacakan pidato Menteri Koperasi RI Dr.Ferry Juliantono.S.E. Ak.M.Si bahwa Peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.
“Di tengah berbagai tantangan, koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat serta mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan” tegasnya.
Mengingatkan kembali Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, telah meletakkan fondasi pemikiran yang tetap relevan hingga hari ini, bahwa koperasi bukan badan usaha semata, tetapi merupakan usaha bersama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi berdasarkan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan.
“Bagi Bung Hatta, koperasi adalah pengejawantahan demokrasi ekonomi. Setiap anggota memiliki hak yang sama, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, dan keberhasilan tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan seluruh anggotanya” ucapnya.
Semangat tersebut kini diwujudkan melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat. Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“Saat ini, lebih dari 80 ribu KDKMP pemerintah terus mendorong dengan 1.061 di antaranya sudah beroperasi sebagai langkah awal” ujarnya
KDKMP diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, hingga menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat.
Pemerintah tengah mendorong lahirnya koperasi-koperasi sektor produksi yang menjadi motor penggerak industrialisasi rakyat dan menjadi pelaku utama hilirisasi hingga industri bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan di sisi lain, koperasi yang digerakkan generasi muda juga mulai tumbuh pada sektor ekonomi kreatif dan digital.
” Inilah wajah baru koperasi Indonesia. Koperasi yang menguasai teknologi, yang mengelola energi, yang membangun industri, dan menjadi penggerak inovasi” bebernya
Pemerintah terus menyempurnakan regulasi agar gerakan koperasi makin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global.
“Di tengah dinamika global, kekuatan koperasi tetap terletak pada kepercayaan, partisipasi anggota, dan semangat gotong royong. Mari kita bangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutupnya. *SY.














