Home / DAERAH / TNI/POLRI

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Bangun Kesadaran dari Jalan Raya, Polantas Karib Polda Aceh Gencarkan Edukasi

BANDA ACEH | LENSANUSA.COM-Membangun budaya tertib berlalu lintas tidak selalu harus dimulai dengan penindakan. Kesadaran justru dapat tumbuh melalui komunikasi, edukasi, dan pendekatan humanis yang dilakukan secara konsisten.

Semangat tersebut ditunjukkan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh melalui program Polantas Karib, dengan turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi keselamatan kepada para pengguna jalan di sejumlah persimpangan wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Jalan Teuku Umar, Simpang 4 Traffic Light Jalan Seulawah, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, serta Jalan Soekarno, Simpang 4 Traffic Light, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.

Di lokasi tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan keselamatan secara langsung kepada pengendara. Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, tidak menerobos traffic light, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, menggunakan helm SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, serta mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat.

Pengendara juga diingatkan untuk melengkapi identitas diri dan dokumen kendaraan sesuai ketentuan, sekaligus membangun sikap saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keselamatan di jalan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan setiap pengguna jalan. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis,” ujar Indra.

Menurutnya, program Polantas Karib merupakan salah satu bentuk kehadiran kepolisian yang mengedepankan pencegahan melalui edukasi, tanpa mengesampingkan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran dari dalam diri masyarakat, sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak semata-mata karena takut ditilang, tetapi lahir dari pemahaman bahwa setiap pelanggaran dapat membawa risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Tujuan akhirnya adalah terciptanya budaya tertib berlalu lintas, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan aman dan selamat sampai tujuan,” katanya.

Kegiatan edukasi berlangsung tertib dan lancar. Ditlantas Polda Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan secara langsung di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

Sebab di jalan raya, satu keputusan kecil dapat menentukan keselamatan banyak orang.***

Share :

Baca Juga

DAERAH

Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif, Muflihun: Ini Penyemangat Kita Membangun Daerah

DAERAH

Patroli Dini Hari dan Subuh Sat Lantas Polres Kuansing, Antisipasi Laka Lantas, Balap Liar, dan C3

TNI/POLRI

Fokus Penanganan Bencana Sumut: Polda Prioritaskan Distribusi Logistik dan Evakuasi Korban Hilang

DAERAH

Kejari Pringsewu Hentikan 2 Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice

TNI/POLRI

Bergotong Royong Rakit Jembatan Darurat, Polda Sumut Sambungkan Kembali Akses Warga Tapanuli Tengah

DAERAH

Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Rutan Siak lakukan rapat Percepatan Pemenuhan data dukung B03 2025

PEKANBARU

Curigai Transaksi Keuangan, GWI dan IMO Riau Agendakan Temui PPATK

BERITA NASIONAL

Puncak Peringatan HUT DWP Ke 24 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Kampar Berjalan Meriah, Sukses Dan Lancar