Home / DI YOGYAKARTA

Selasa, 15 September 2026 - 21:13 WIB

Proyek Gedung Sekolah di Rejowinangun Jogja dIduga Abaikan K3 dan Keselamatan Lingkungan, Empat Unit Motor Warga Mandi Cor

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi sorotan dalam pekerjaan konstruksi bangunan gedung sekolah yang menurut informasi  milik Yayasan Lukman Al Hakim Yogyakarta. Sejumlah pekerja yang terlihat melakukan aktivitas pengecoran beton diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap dan tidak mengindahkan keselamatan lingkungan area proyek

Pantauan Lensanusa.com di lapangan Analisis keselamatan kerja (K3) untuk proyek gedung sekolah yayasan Lukman Al Hakim di Rejowinangun , Kotagede, Yogyakarta diduga mengabaikan keselamatan kerja dan lingkungan yang melibatkan pekerjaan menggunakan mesin pompa cor beton (shotcrete beton ) di dekat atau berbatasan langsung dengan rumah warga sangat krusial. Risiko utamanya adalah percikan material, debu, kebisingan, dan potensi kerusakan fisik pada properti warga.

Sebuah insiden terjadi menimpa sebuah rumah salah satu warga setempat, genteng dan empat unit sepeda motor terkena semprotan semen dari proyek tersebut pada hari ini , Selasa (15/02026)

Rahmat Mustakim pemilik rumah yang terdampak mengatakan kekecewaannya di karena kurangnya pengawasan aktifitas pengecoran yang mengakibatkan rumahnya penuh percikan material akibat jebolnya begesting yang menyebabkan empat unit sepeda motor miliknya mandi cor basah.

” Saya kecewa dan sangat menyangkan kejadian ini, halaman rumah dan empat sepeda motor mandi cor basah, dan saya minta pertanggung jawaban pelaksana proyek maupun pihak yayasan ” ungkapnya kesal.

Dirinya berharap pemerintah kota jogjakarta mengambil langkah tegas guna melakukan investigasi atas kejadian ini.

” Kami sangat berharap Pemkot mengambil langkah tegas terhadap kegiatan proyek ini ,kurangnya pengawasan dan tidak mengindahkan keselamatan lingkungan yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek ini  ” ucapnya.

Dihubungi terpisah via WhatsApp walikota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) merespon cepat laporan kejadian tersebut dengan menugaskan Satpol PP untuk ceck langsung di lokasi kejadian.

” Satpol saya minta cek lokasi” ucapnya singkat melalui pesan WhatsApp

Sampai berita ini di turunkan Pemkot Yogyakarta maupun pihak yayasan terkait  belum memberikan keterangan resminya atas peristiwa tersebut. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Kasat Lantas dan Sejumlah Pejabat Utama di Polres Bantul Alami Rotasi Jabatan

DI YOGYAKARTA

Nenek Berusia 76 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kalakan Sedayu

DI YOGYAKARTA

Bocah 6 Tahun Asal Sulawesi Tenggara Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Banguntapan Bantul

BERITA NASIONAL

Gelar Rakernis, Korlantas Polri Luncurkan Aplikasi ETLE Baru Dilengkapi Teknologi Pengenalan Wajah

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Perkuat Ketahanan Personel Lawan Radikalisme dan Intoleransi

DI YOGYAKARTA

Jenazah Kopda Anumerta Farizal Gugur dalam Tugas Pasukan Perdamaian PBB dimakamkan di TMP Giripeni Kulon Progo

DI YOGYAKARTA

Dana Keistimewaan 1 Triliun untuk DIY Tahun Anggaran 2026 Batal dipangkas

DI YOGYAKARTA

Korem 072/Pamungkas Bentangkan Merah Putih 481 Meter Bersama Ribuan Masyarakat di Pantai Parangtritis