Home / DAERAH / PEKANBARU

Selasa, 6 Juni 2023 - 19:44 WIB

Berkonsep Digital, Gubri Bahas Museum Perjuangan Rakyat Riau

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memimpin rapat perencanaan pembangunan museum perjuangan rakyat Riau. Pertemuan digelar di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (6/6/2023).

Hadir dalam rapat itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Masrul Kasmy, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau, Sejarawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Budayawan, Tokoh Pejuang serta Konsultan Perencanaan.

Gubri Syamsuar mengatakan, bahwa dirinya telah mendapat usulan dari tokoh masyarakat dan budayawan Riau untuk melakukan renovasi Gedung Juang 45 Provinsi Riau menjadi Museum Perjuangan Rakyat Riau. Rencananya konsep dari museum tersebut nantinya mengusung unsur modern dan digitalisasi yang cocok dikenalkan kepada setiap generasi.q

“Kami telah mendapat gambaran tentang rencana yang akan disusun untuk museum perjuangan yang ada di Pekanbaru ini. Jadi museum sekarang ini memang sudah mengarah kepada digitalisasi,” jelasnya.

Orang nomor satu di Provinsi Riau mengungkapkan, dengan konsep digital itu masyarakat lebih mudah memahami serta mengenal bagaimana cerita sejarah tentang perjuangan tokoh-tokoh di masa dulu.

Apalagi rencananya museum ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Di mana setiap tempatnya itu mempunyai cerita sejarah masing-masing dan akan diisi dengan koleksi yang berhubungan tentang sejarah perjuangan rakyat Riau di 12 kabupaten/kota.

“Jadi rencananya ini, nanti kalau ingin tahu persis tentang sejarahnya kita tinggal tekan tombol aja, lalu nanti dia ada di situ seperti zona per zona gitu yang ceritanya menggambarkan tentang sejarah perjuangan masyarakat Riau,” ungkapnya.

Sementara itu, Konsultan Perencanaan Pembangunan Museum Perjuangan Rakyat Riau, Dimas menerangkan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terlebih generasi milenial terhadap sejarah memang di perlukan konsep modern dan digital.

Karena menurutnya, anak-anak di zaman sekarang lebih dominan aktif terhadap digitalisasi ketimbang hanya melihat patung-patung saja di dalam museum.

“Rencananya, museum ini kita hadirkan visual yang seolah mereka ada secara langsung dan seolah menjadi saksi mata dari sejarah itu sendiri. Nah itulah fungsinya museum konsep digital ini untuk menghadirkan kegairahan menggali masa lalu sejarah agar menjadi jati diri generasi saat ini dan masa akan datang,” terangnya.

Share :

Baca Juga

DAERAH

SPRI Berbagi, Kabid Rudi Fadrial : Berbagi Itu Indah

DAERAH

KPPU Temui Jokowi Di Solo, Dorong Amandemen UU Persaingan Usaha

DAERAH

Polda Sumut Gagalkan Penyeludupan 3 Calon Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

DAERAH

Turut Aksi Pimpin Pasukan Semut Merah di Mapolresta Pekanbaru, AMI Meminta AWB Dukung Penuh PH Basminews.Net lakukan Somasi kepada Media-media Tuding NSG Wartawan Gadungan 

DAERAH

Kapolres Langkat Silaturahmi ke Tuan Guru Besilam Babusalam

DAERAH

Walikota Pekanbaru Siap Dukung Seluruh Kegiatan Gubernur Riau di Kota Pekanbaru

DAERAH

Hadiri Acara Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, Kamsol : Sukses Di Tempat Yang Baru

DAERAH

Rayakan Ulang Tahun Personel Dengan Penanaman Pohon Gaharu, Dukung Program Penghijauan Kapolda Riau