Home / DAERAH

Selasa, 13 Desember 2022 - 23:47 WIB

Demi Menjaga Kamtibmas, JP Pub & KTV Rela Tutup Sambil Menunggu Hasil Hearing

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Humas JP Pub & KTV, S.Hondro buka suara terkait serbuan massa yang mendesak menutup JP Pub & KTV karena dugaan tidak memiliki izin. Senin, (12/12/2022).

Ia menyayangkan media harusnya memberikan informasi yang aktual dan fakta pasalnya pihaknya mengaku telah mengantongi perizinan melalui sistem online single submission (OSS) berbasis risiko untuk kepentingan permohonan izin usaha.

“Izin sudah ada. Dan lingkungan semua tdk ada masalah, kami mengajak dan merangkul semua pihak dan warga tempatan” ungkap S. Hondro.

Dibutuhkan adanya langkah-langkah dalam pencabutan suatu perizinan yang saat ini telah dimudahkan oleh pemerintah pusat dengan menghadirkan Sistem OSS yang bertujuan membangkitkan ekonomi dan kemudahan dalam berusaha di Indonesia.

Kehadiran dan kemudahan Sistem OSS itu sendiri bertujuan untuk memutus mata rantai “orang tengah” sehingga pengusaha bisa secara langsung melakukan pendaftaran secara transparan, terbuka dan terjamin.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga pernah menjelaskan, sistem OSS berbasis risiko ini merupakan wujud nyata implementasi Undang-Undang No. 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja (UU CK). Melalui sistem tersebut, katanya, ada keistimewaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil alias UMK risiko rendah, karena hanya perlu mengurus Nomor Induk Berusaha sebagai perizinan tunggal.

“Mengurusnya mudah, cepat, dan tanpa biaya,” Kata Bahlil dikutip dari laman kemenag.go.id.

Humas JP Pub & KTV menyebutkan demi menjaga kamtibmas telah menutup tempat itu hingga menunggu keputusan hearing esok hari.

“Malam ini sama sama kita tutup, tetapi janganlah kita melakukan tindakan diluar Undang-Undang” kata Hondro

Iya juga menyayangkan masifnya pemberitaan miring hingga menyerang pribadinya.

“Kita juga menyayangkan pemberitaan yang menurut saya ngawur, karena tidak melakukan konfirmasi terhadap dirinya terlebih dahulu bahkan tidak sesuai dengan fakta yang ada,” lanjutnya.

Menurutnya, massa pendemo terkesan memaksakan kehendak untuk menutup JP Pub & KTV.

“Dimana undang-undangnya pak, pj walikota belum verifikasi, dinas pariwasata belum verifikasi, omnibus law, jadi anda tidak punya izin” tutur pendemo.

Share :

Baca Juga

BENGKALIS

Para Santriwati Penghafal Qur’an di Wisma Daerah Sri Mahkota Khatam Bersama Bupati Bengkalis

BERITA NASIONAL

Satpol PP Minta Pemilik Tiang Reklame Perbarui Izin

HUKUM/KRIMINAL

Korban Pemukulan Ditangkap Polisi, Hampir 4 Bulan Belum P21?

DAERAH

Mengisi Satu Ruang Kosong di Dalam Hati, WBP Nasrani Lapas Pekanbaru Ikuti Kegiatan Kerohanian

DAERAH

WUJUDKAN PEMILU 2024 YANG BERKUALITAS, BAWASLU KEC. BINA WIDYA AUDIENSI KE POLSEK TAMPAN

DAERAH

Bekali Diri Menuju Persiapan Volunteer Basic Training, Peserta Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di UIN Suska Riau

DAERAH

Pj Wali Kota Pekanbaru Resmi Launching Tim PSPS Riau

DAERAH

Diduga Tidak Memiliki Izin Yang Lengkap, Puluhan Masa SAPMA IPK kota Pekanbaru Desak Satpol Tutup HWG Live House