Home / BERITA NASIONAL / DAERAH / PEKANBARU

Kamis, 16 November 2023 - 20:05 WIB

BPBD Dan Tim Gabungan Temukan Mayat Pelajar SMP 2 Pekanbaru

PEKANBARU | LENSANUSA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menemukan mayat pelajar SMP Negeri 2 di Sungai Siak, Rabu (15/11). Pelajar ini sempat dinyatakan hanyut dan hilang tujuan hari lalu.

“Setelah tujuh hari hanyut di sungai Siak, kami menemukan jasad pelajar SMP Negeri 2. Pelajar ini berinisial A (13),” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pekanbaru Zarman Candra, Kamis (16/11).

Pelajar ini dilaporkan hilang setelah bermain di tepi sungai Siak pada 9 November. Saat itu, pelajar ini bersama tiga temannya.

“Mereka berenang di pinggiran sungai Siak, wilayah Kampung Bandar, jelang petang. Lokasinya sekitar Jembatan Siak III,” ujar Zarman.

Setelah tujuh hari dinyatakan hilang, mayat pelajar ini mengapung di tepian sungai Siak, wilayah Rumbai Timur. Posisi tenggelam sudah jauh dari lokasi penemuan mayat.

“Kami menemukan mayatnya di perairan sungai Siak sekitar Jalan Pembina III,” ucap Zarman.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh Satgas BPBD Kota Pekanbaru dan tim gabungan yang terdiri dari SAR, TNI, Polri, dan masyarakat. Pelajar ini masih mengenakan celana.

“Kondisi tubuhnya tidak utuh dan sudah ada pembengkakan,” sebut Zarman.

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Polsek Rantau Alai Gelar KRYD

DUMAI

Beking Penimbunan BBM di Dumai, 2 Diduga Oknum TNI Intimidasi Wartawan

NUSA TENGGARA TIMUR

Kebakaran Rumah di Desa Palakahembi, Satu Keluarga Kehilangan Harta Benda

DAERAH

Pimpin Sertijab Kabag SDM, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasi Propam dan Kapolsek, ini kata Kapolres Langkat

DI YOGYAKARTA

FPPJ XVI Hadirkan Warna Baru, Gelar Perkemahan Film Pelajaran Nasional di Bantul

DI YOGYAKARTA

24 September Hari Tani Nasional, Momen Sejarah Perjuangan Petani Indonesia

DAERAH

Mahasiswa Siap Mendukung P2MI Kejar Kasus yang Menimpa Anita

NUSA TENGGARA TIMUR

Alumni BEM Nusantara NTT Kecam Dugaan Kekerasan Seksual oleh Oknum Dosen Unkriswina Sumba