DUMAI | LENSANUSA.COM – Panitia Khusus (Pansus) LKPj DPRD Kota Dumai menyampaikan hasil kajian terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Dumai Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Sekretariat DPRD Dumai, Selasa (7/4/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Dumai, Johanes Marcus Parluhutan Tetelepta, didampingi Ketua DPRD, Agus Miswandi, serta dihadiri 25 anggota dewan.
Dalam laporan yang dibacakan Wakil Ketua Pansus, Muhammad Dochlas Manurung, Pansus mengapresiasi capaian pembangunan dan pelayanan publik yang dilakukan Pemko Dumai selama tahun 2025. Namun, sejumlah catatan strategis diberikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja ke depan.
Respons Wali Kota
Wali Kota Dumai, H. Paisal, menyambut baik rekomendasi tersebut dan menegaskan bahwa masukan dari DPRD akan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan mendatang. Fokus utama Pemko Dumai ke depan, menurut Paisal, adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami akan melakukan evaluasi penentuan target PAD agar lebih terukur dan berbasis data riil. Sektor jasa dan pariwisata akan dioptimalkan melalui sistem digital yang terintegrasi guna menjamin transparansi serta akuntabilitas,” jelas Paisal.
Selain aspek pendapatan, Wali Kota berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi Pansus terkait sektor pelayanan dasar yang mencakup:
Pendidikan: Peningkatan akses dan mutu pendidikan.
Kesehatan: Penguatan layanan medis bagi masyarakat.
UMKM: Pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai penopang ekonomi daerah.
Paisal menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk merealisasikan target-target pembangunan daerah di masa mendatang. (*/Adv)















