Home / BERITA NASIONAL / PEKANBARU / PENDIDIKAN

Sabtu, 18 November 2023 - 20:54 WIB

Drs Wahyudi El Panggabean MH Berikan Strategi Jitu Jurnalistik pada Peserta dari 17 Provinsi

PEKANBARU | LENSANSA.COM – Drs. Wahyudi El Panggabean, MH narasumber utama pelatihan jurnalistik yang digelar secara hybrid memberikan materi terkait Kode Etik Jurnalistik sekaligus strategi jitu menembus narasumber di hadapan peserta dari 17 provinsi yang ada di Indonesia.

Peserta pelatihan jurnalistik dari 17 provinsi tersebut diantaranya, 1) Provinsi Jambi, 2) Sulawesi Tenggara, 3) Sumatera Barat, 4) Sumatera Utara
5) Papua Barat, 6) Kalimantan Barat, 7) Sulawesi Utara, 8) Sulawesi Selatan, 9) Jawa Timur, 10) Jawa Tengah, 11) Jawa Barat, 12) Nangroe Aceh Darussalam, 13) Lampung, 14) DKI Jakarta, 15) Maluku Utara, 16) Bali dan 17) Provinsi Riau.

Pembicara public berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) itu dalam paparannya menyebutkan, ada syarat khusus yang harus dipenuhi jika ingin mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal dari profesi wartawan.

“Masukilah profesi ini atas panggilan hati,” sebutnya di hadapan para peserta pelatihan yang langsung disiarkan dari kantor PJC Pekanbaru, Sabtu (18/11/23) siang kemarin.

Pada hakikatnya kata Wahyudi, seorang wartawan berarti pemburu informasi.

“Seorang pemburu berarti dengan sepucuk senjata di genggaman dan pemburu sejati adalah pemburu yang berani dan jujur,” papar suami Advokat Asmanidar, SH itu.

Keberanian dan kejujuran wartawan kata penulis buku ‘Untukmu yang Ingin Menjadi Wartawan Sukses’ itu harus berada pada lingkup aturan yang membatasinya.

“Keberanian dan kejujurannya itu harus tercermin dalam sikapnya yang santun, berniat baik, adil dan profesional. Tidak mentang-mentang diberi wewenang melakukan perburuan informasi lantas, seenaknya ‘menembaki’ buruan,” katanya.

Senjata di tangan sebut Hakim Ethik Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia Pekanbaru itu, berikut pelurunya belum cukup tanpa keahlian menggunakannya.

“Jangan sampai terjadi, senjata justru makan tuannya. Pemahaman dan penataan pada kode etik bagi wartawan merupakan hal mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar. Kode etik begitu penting. Karena itu adalah pegangan dan batasan moral bagi wartawan dalam melakukan tugas-tugas jurnalistiknya,” sebutnya.

Ayah dari tiga anak itu mengatakan, umumnya gangguan yang terjadi dalam tugas-tugas kewartawanan bersumber dari ketidakpahamannya terhadap kode etik jurnalistik.

“Sebab, tugas jurnalistik harus dikawal oleh kode etik jurnalistik. Tanpa itu wartawan akan kehilangan kendali dan gagal dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Di hadapan puluhan peserta pelatihan jurnalistik, Pemimpin Redaksi media on-line forumkerakyatan.com itu berpesan, agar memegang teguh KEJ dalam menjalankan profesi sebagai pemburu berita.

“Wartawan harus punya nyali. Bekerja dengan sepenuh hati. Berani seperti singa. Walaupun ada gajah yang lebih besar dan kuat. Ada kancil yang lebih cerdik. Tapi singa, tetap menjadi raja hutan. Karena, keberaniannya,” paparnya di hadapan puluhan peserta
yang terdiri dari redaktur, pemimpin redaksi, owner media serta sejumlah peserta di luar profesi wartawan turut serta mengikuti pelatihan tersebut.

Trainer berlisensi BNSP itu memberikan strategi jitu agar mampu menembus narasumber.

Wartawan harus berpakaian rapi saat menjalankan tugas jurnalistik. Karena hal itu bisa memengaruhi reaksi narasumber.

“Hampir bisa dipastikan jika anda berpakaian rapi dan bersih kalau perlu pakai parfum akan mendapat sambutan hangat dari narasumber. Kemudian bicaralah dengan lembut dan santun. Rasanya, jarang orang yang tidak peka dan senang dengan kelembutan. Bagi wartawan berbicara lembut dan santun adalah keharusan,” paparnya.

Hal utama yang perlu dipahami kata lulusan Magister Hukum Universitas Islam Riau itu, harus berpenampilan prima dan lebih dulu bersikap lemah lembut serta berbicara santun.

“Inilah strategi jitu ‘menembus’ narasumber,” pungkasnya.

Sumber: PPC

Share :

Baca Juga

DAERAH

DPRD Provinsi Riau Melakukan Hearing Bersama Disdik Provinsi Riau Tentang PPDB, Robin P Hutagalung SH Komisi

DAERAH

Polisi Tangkap Penjual Narkoba di Jalan Iwan Maksum Rantauprapat 

DAERAH

Momentum Isra’ Mi’raj, Yayasan Tanjak Bertuah Tebar Kepedulian di Mushola Nurul Jannah

DI YOGYAKARTA

3000 Pelari Ramaikan Bantul Fun Run 2025, Uang Pendaftaran Sebagian disumbangkan Untuk Bulan Dana PMI

HUKUM/KRIMINAL

Kakanwil Kemenkumham Sumut Tinjau Persiapan Rutan Klas 1 Medan

BERITA NASIONAL

Wali Kota Bandar Lampung Serahkan Bantuan 5 Unit Mobil Operasional Jenazah ke Petugas Operasional

DAERAH

Diduga Akun Tiktok @candrapku75 Pembohong, Ini yang disampaikan Masyarakat Sontang dan Klarifikasi Dandrem 031/Wirabima

DAERAH

Kunjungan Spesifik Komisi III DPR RI Ke Riau, Kajati Ikuti Rapat Bersama Komisi III