Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 19 Mei 2025 - 21:46 WIB

Emergency Medical Team Melakukan Simulasi Kontigensi Penanganan Korban Banyak dalam Menghadapi Ancaman Megathrust

Para petugas medis RSP. Dr Sardjito melakukan penanganan korban  gempa dan tsunami Megathrust dalam kegiatan simulasi

Para petugas medis RSP. Dr Sardjito melakukan penanganan korban gempa dan tsunami Megathrust dalam kegiatan simulasi

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Pusbankes 118 DIY dan PT Citra Paramedika menggelar kesiapsiagaan Emergency Medical Team (EMT) untuk menghadapi ancaman Megathrust,Minggu (18/5/2025)

Kegiatan diawali dengan seminar ilmiah di Auditorium RS UII Bantul, Sabtu (17/5/2024) dengan menghadirkan Nara sumber Agus Jamaludin SKM MKes (Kebijakan pusat krisis dalam penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana). dr Bella Donna MKes (Peran Health Emergency Operational Center (HEOC) dalam kebencanaan). dr Hendro Wartatmo Sp B-KBD (Hospital Surge Capacity foto korban bencana Megathrust) dan Sutono SKp MScM (Peran EMT dalam menghadapi ancaman Megathrust).

Para petugas PMI Bantul lakukan Treage dalam kegiatan simulasi.

Para peserta dari berbagai Rumah sakit di DIY dan Jawa tengah melakukan kegiatan simulasi kontigensi penanganan korban banyak bencana gempa dan tsunami Megathrust di Pantai Pandansimo Srandakan Bantul dengan tujuan utama meliputi kesiapan rumah sakit rujukan serta uji kekompakan EMT.

Menurut keterangan Enaryaka SKep.Ners. MM selaku panitia kegiatan mengatakan Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan EMT dalam menghadapi potensi ancaman gempa Megathrust melalui seminar ilmiah yang melibatkan para ahli , akademisi dan praktisi di bidang kebencanaan dan kesehatan darurat.

” Tujuan simulasi ini untuk meningkatkan kompetensi dalam kesiapsiagaan dan mengidentifikasi potensi ancaman gempa Megathurst di Indonesia khususnya di wilayah Yogyakarta, serta dampaknya terhadap sektor kesehatan” ujarnya.

Dia juga menambahkan kegiatan ini untuk memahami peran EMT dalam tanggap darurat bencana gempa dan tsunami.Menyusun strategi kesiapsiagaan dan respon cepat bagi EMT dan menghadapi skenario Megathurst.

” Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara EMT, lembaga pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Serta mengembangkan tatalaksana protokol dan prosedur dalam penanganan korban bencana yang efektif dan efisien” tutupnya.

Setelah selesai kegiatan simulasi para peserta dan panitia melakukan evaluasi di pendopo Pandansimo, dan pukul 15.00 dilakukan apel penutupan kegiatan. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Jalan Mulus Cepit – Tembi Akhirnya Rampung, Warga Sambut dengan Senyum Lega

DI YOGYAKARTA

Seleksi Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana TA 2025, 11 Peserta dinyatakan Lolos Tes Psikologi Tahap 1

DI YOGYAKARTA

Pisah Sambut Dandenkesyah 04.04.02 Yogyakarta

DI YOGYAKARTA

Kapolresta Yogyakarta Kunjungi Rumah Singgah Bumi Damai, Dukung Program “Pengabdian Sang Bhayangkara” Metro TV

DI YOGYAKARTA

Naas ! Truk Tabrak Pembatas Jalan di Ringroad Selatan 1 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka-Luka

DI YOGYAKARTA

Selama Operasi Zebra Progo 2025, Polres Bantul Tindak 3.051 Pelanggaran Lalulintas

DI YOGYAKARTA

Hilang Selama 2 Hari ,Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Nenek Sutinah di Muara Sungai 2 Waduk Sermo

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Kawal Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di Sepanjang Tugu Yogyakarta Hingga Titik Nol Km