Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 9 November 2025 - 18:51 WIB

Geger! Mayat Perempuan Warga Manding Ditemukan Mengapung di Sungai Celeng Imogiri

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Warga Padukuhan Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran Sungai Celeng pada Minggu (9/11/2025) pagi.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh dua anak yang tengah bersepeda di sekitar lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Kedua saksi awalnya melihat tubuh seorang perempuan mengapung di air yang dangkal di bawah Jembatan Sungai Celeng ,Numpukan, Mojolegi.

“Anak-anak itu kemudian memberitahukan warga yang sedang gotong royong di sekitar RT 01 Mojolegi. Warga lantas melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Karangtengah,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi, Minggu.

Petugas PMI Bantul Evakuasi Korban dibawa kerumah duka (Foto.Posko PMI Bantul)

Tak lama berselang, petugas dari Polsek Imogiri, Inafis Polres Bantul, Puskesmas Imogiri 2, serta unsur PMI tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama SPN (55), warga Manding Dawang, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul.

“Korban diketahui berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Imogiri 2, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Rita.

Petugas medis menemukan hanya terdapat memar pada punggung tangan kiri korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan.

Pihak keluarga yang diwakili Kepala Dukuh Manding Dawang kemudian datang ke lokasi dan memastikan bahwa korban benar adalah SPN. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena terpeleset atau terseret arus saat beraktivitas di sekitar sungai, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” tutur Iptu Rita Hidayanto

Polres Bantul mengimbau masyarakat agar berhati-hati beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada musim hujan ketika kondisi tanah licin dan rawan terpeleset.

“Warga kami harapkan selalu waspada. Jangan berjalan sendiri di area sungai yang licin, apalagi di pagi atau sore hari saat permukaan batu dan tanah lembap,” tambah Iptu Rita.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Perayaan Bulan Bung Karno, DPD PDIP DIY Gelar Sosialisasi PIP

DI YOGYAKARTA

Polres Bantul Segel 5 Outlet Toko Miras Tak berijin

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar Pembinaan Tradisi Pengakhiran Dinas Semester II

DI YOGYAKARTA

Mobil Ayla Putih Ditemukan di Pakem, Ada Lubang Bekas Tembakan di Bagian Kaca Belakang dan Body Mobil

DI YOGYAKARTA

Ditreskrimum Polda DIY Gelar Rakernis 2025, Tekankan Penegakan Hukum Profesional dan Humanis

DI YOGYAKARTA

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Bantul, PMI : 560 jiwa mengungsi

DI YOGYAKARTA

Panen Jagung Perdana di Bantul, Kapolres: Bukti Nyata Komitmen Ketahanan Pangan

DI YOGYAKARTA

Kustini-Sukamto Resmi Daftar ke KPU untuk Hadapi Pilkada Sleman 2024, Didukung 6 Partai Politik.