Home / DI YOGYAKARTA

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:03 WIB

Hasil Sidang Disiplin Eks Kapolresta Sleman Disanksi Demosi Buntut Kasus Hogi Minaya

Eks Kapolresta Sleman saat menjalani sidang disiplin (FotoIstw)

Eks Kapolresta Sleman saat menjalani sidang disiplin (FotoIstw)

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. – Mantan Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, menerima sanksi disiplin setelah sidang pada 26 Februari 2026. Sidang menyoroti kegagalan pengawasan internal dalam menangani kasus Hogi Minaya, yang sempat menjadi sorotan publik.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, memastikan sidang telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di tubuh Polri.

“Sidang disiplin terhadap mantan kapolresta Sleman telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” ujar Ihsan dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Kombes Pol Ikhsan menjelaskan, sidang disiplin digelar berdasarkan hasil audit Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Audit tersebut menemukan pelanggaran berupa tidak optimalnya pengawasan terhadap penyidikan kasus laka lantas yang ditangani Satlantas Polresta Sleman.

Kondisi itu dinilai memicu kegaduhan di tengah masyarakat dan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan, proses yang dijalankan merupakan sidang disiplin, bukan sidang kode etik maupun proses pidana, karena substansi pemeriksaan berkaitan dengan aspek manajerial dan tanggung jawab pengawasan.

Sidang disiplin digelar pada Kamis (26/2/2026) dan dipimpin oleh Irwasda Polda DIY, Kombes Pol I Gusti Ngurah Rai Mahaputra. Dari hasil persidangan, yang bersangkutan dijatuhi sanksi berupa teguran tertulis dan mutasi bersifat demosi, yakni pencopotan dari jabatan.

Dalam konteks pembinaan karier anggota Polri, sanksi tersebut disebut sebagai bentuk tindakan tegas atas kelemahan dalam fungsi pengawasan di lingkungan satuan kerja.

Polda DIY menekankan setiap pimpinan kepolisian memiliki tanggung jawab pengawasan melekat terhadap bawahan. Apabila ditemukan kekurangan, mekanisme internal akan berjalan secara objektif dan proporsional sesuai tingkat pelanggaran.

“Penyampaian hasil sidang disiplin ini merupakan bagian dari komitmen transparansi Polda DIY dalam menjaga akuntabilitas serta kepercayaan publik,” tegas Ihsan.

Lebih lanjut, Ihsan menyatakan, Polda DIY berkomitmen melakukan perbaikan sistem pengawasan dan pengendalian internal. Tujuannya tidak lain agar setiap penanganan perkara berjalan profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Penanganan Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon Masuki Tahap II, Polda DIY Serahkan Enam Tersangka ke Kejati

DI YOGYAKARTA

Menteri Sosial Tegaskan Sekolah Rakyat Akses Pendidikan Berkualitas Bagi Seluruh Lapisan Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Peringati Hari Koperasi Nasional ke – 78, Wabub Bantul : Koperasi Menjadi Pilar Ekonomi yang Mandiri dan Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Pajero Tabrak Pikap dan Dua Motor dijalan Jogja – Wonosari ,Dua Korban dilarikan ke Rumah Sakit

DI YOGYAKARTA

Ditresnarkoba Polda DIY Berhasil Mengungkap Jaringan Peredaran Sabu Nasional Yogyakarta – Sidoarjo Jawa Timur

DI YOGYAKARTA

Sadis! Pemuda di Bantul Bunuh Pacar, Mayat Disimpan dirumah Hingga Jadi Kerangka

DI YOGYAKARTA

Kapolres Bantul Hadiri Apel Peringatan HUT Ke-14 BPBD Bantul

DI YOGYAKARTA

Gerakan G31/OKT/SBSI, Dani Eko Wiyono Desak Pemerintah Turunkan Pajak