Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 10 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Haul ke – 15 Mbah Tarjo, Politikus Pejuang Demokrasi

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. – Haul ke-15 H. Soetardjo Soerjoguritno atau Mbah Tarjo berlangsung khidmat di Joglo Soerjoguritnan, Jumat (8/8/2025).dihadiri tokoh masyarakat, keluarga besar, dan ratusan undangan lintas elemen.

‎‎

H.Idham Samawi Mantan Bupati Bantul.

Salah satu tokoh yang hadir, mantan Bupati Bantul H. Idham Samawi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga almarhum yang tetap melaksanakan kegiatan ini untuk mendoakan beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

‎‎Ia menegaskan, pesan almarhum tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa harus terus dipegang.

‎‎“Bung Karno pernah berkata kepada Presiden Tito, saya sudah mewariskan way of life bangsa Indonesia: Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial,” kenangnya, seraya mengingatkan pelajaran sejarah dunia yang sering disampaikan Mbah Tarjo bahwa NKRI tetap utuh karena dijaga semangat persatuan.

‎Menantu almarhum, Stevie S.W menegaskan amanah persatuan sebagai warisan paling berharga dari sang ayah.

‎“Ayah selalu berkata kepada kami, persatuan itu harga mati. Jangan pernah terjebak pada perbedaan suku, bahasa, atau daerah,” ucapnya. Ia berharap haul ini bukan sekadar ajang mengenang, tetapi momentum memperkuat komitmen kebangsaan.

‎‎“Generasi muda harus paham, menjaga NKRI itu bukan hanya tugas tentara, tapi kewajiban seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

‎Pesan itu selaras dengan peringatan almarhum agar mewaspadai ancaman perpecahan, mengingat NKRI terbentuk dari penyatuan lebih dari seratus kerajaan besar seperti Sriwijaya, Majapahit, Demak, Pajang, dan Mataram.

Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo.(Foto.istw)

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok almarhum yang disebutnya sebagai pejuang rakyat kecil hingga akhir hayatnya.

‎“Bila beliau sudah melanglang luar biasa, mungkin saya itu baru lahirlah. Saya banyak membaca dan mengamati, maka kami termasuk yang sangat mengagumi Mbah Tarjo,” jelas Hasto.

‎‎Ia meyakini semua jasa almarhum akan menjadi amal jariyah yang tidak putus-putusnya.

‎‎“Mbah Tarjo sosok luar biasa, sampai akhir hayatnya berjuang untuk rakyat kecil,” ujarnya.

‎‎Hasto menekankan, silaturahmi dan doa bersama menjadi cara terbaik untuk membalas kebaikan orang yang telah tiada.

‎‎“Kalau ingin memberi kepada yang masih hidup, kita bisa mengantar macam-macam. Tapi untuk beliau yang sudah meninggalkan kita, kita mendoakan dalam sholat dan berkumpul seperti ini,” tambahnya.

‎Ketua DPD Forader DIY, Bayu, bersama Yoyok Suryo yang memandu acara, menyebut Mbah Tarjo sebagai sosok legendaris di kalangan PDI dan PDI Perjuangan.

‎“Beliau guru bangsa, guru politik, dan panutan kami,” ujarnya.

‎‎Joglo Soerjoguritnan, tempat berlangsungnya haul, bukan hanya saksi sejarah perjalanan politik almarhum, tetapi juga pusat pembelajaran tokoh nasional, termasuk Megawati Soekarnoputri.

‎Acara yang dihadiri sekitar 200 undangan dari 15 formas, tokoh masyarakat, pondok pesantren, dan sahabat almarhum ini menjadi ajang memperkuat nilai kepemimpinan “nyawiji, ngayomi, migunani” yang telah diwariskan Mbah Tarjo, sekaligus mengobarkan kembali semangat persatuan bangsa. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Danyonif 403/WP Pimpin Upacara Penutupan Pekan Olahraga Batalyon ke-59

DI YOGYAKARTA

Bupati Kukuhkan Masa Jabatan 74 Lurah Se Kabupaten Bantul Menjadi 8 Tahun

DI YOGYAKARTA

Hari Air Sedunia, Pemkab Sleman Tanam Pohon Dan Tebar Benih Ikan Jaga Kelestarian Alam

DI YOGYAKARTA

Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul Masa Jabatan 2025-2030,

DI YOGYAKARTA

Secara Aklamasi Miswanto AW Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Pancasila PAC Dlingo periode 2024 – 2027

DI YOGYAKARTA

Kemendagri Dorong Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Lingkungan Pemerintah Daerah

DI YOGYAKARTA

Khidmat dan Penuh Makna, Polda DIY Tabur Bunga di Laut untuk Hormati Pahlawan Polri

DI YOGYAKARTA

Kecelakaan Beruntun dijalan Madukismo, 2 Orang Alami Luka-Luka