Home / ADVERTORIAL / DUMAI

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:03 WIB

Integrasi Sektor Swasta dan Pemerintah: Kunci Dumai Akselerasi Penurunan Stunting

DUMAI | LENSANUSA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai terus memperkuat komitmen dalam menuntaskan persoalan stunting. Melalui kolaborasi strategis dengan Sinar Mas Group dan Yayasan Buddha Tzu Chi, Pemkot Dumai menyelenggarakan pelatihan kader Posyandu untuk implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Gedung Pertemuan Sri Bunga Tanjung, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Dumai dalam upaya meningkatkan kompetensi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput.

Strategi Multi-Pihak

Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, yang mewakili Wali Kota Dumai, menekankan bahwa stunting bukan persoalan sektoral, melainkan tantangan yang memerlukan keterlibatan banyak pihak.

“Pemkot Dumai tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan Sinar Mas Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini adalah contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat,” ujar Fahmi.

Sebelumnya, dukungan serupa juga telah diberikan Sinar Mas Group berupa penyediaan alat antropometri kit dan renovasi fisik posyandu. Integrasi dukungan ini dinilai Fahmi sebagai kunci dalam memastikan layanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi tetap terjaga kualitasnya.

Apresiasi dari Setwapres RI

Kehadiran tim dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI di bawah koordinasi Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga, Mita Apriyanti, menunjukkan bahwa upaya Pemkot Dumai dalam penurunan stunting mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Mita Apriyanti menyampaikan bahwa arahan Presiden dan Wakil Presiden kini difokuskan pada penguatan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan skrining kesehatan rutin. Menurutnya, inisiatif Pemkot Dumai dalam menjaga komunikasi lintas stakeholder patut dijadikan contoh bagi daerah lain.

“Pelatihan kader oleh pihak swasta ini membuktikan bahwa Pemkot Dumai mampu membangun ekosistem kolaborasi yang efektif. Hal ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai penurunan stunting yang signifikan,” papar Mita.

Komitmen Masa Depan

Acara ditutup dengan prosesi penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting oleh Sekda Dumai dan Asdep Setwapres RI. Simbolisasi penyerahan alat peraga sosialisasi menjadi penanda langkah konkret dalam memperkuat pemahaman kader terkait 6 SPM di Posyandu.

Dengan penguatan kompetensi kader ini, Pemkot Dumai berharap setiap posyandu mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang tidak hanya promotif, tetapi juga preventif dalam memutus mata rantai stunting sejak dini. (*/Adv)

Share :

Baca Juga

ADVERTORIAL

Bupati Bengkalis Hadiri Muscab Partai PPP Bengkalis

ADVERTORIAL

Transformasi Digital Pelabuhan Dimulai, DPRD Resmi Restui Kerja Sama Pengelolaan E-Ticketing RoRo Bengkalis

ADVERTORIAL

Kloter 13 JCH Diberangkatkan ke Batam, Bupati Ingatkan Jaga Kesehatan

ADVERTORIAL

Peresmian MPP Kuansing, Bupati Suhardiman: Pelayanan Cepat, Transparan, dan Tanpa Pungli

ADVERTORIAL

Pemkab Bengkalis Komit Membantu Masyarakat Penghasilan Rendah

ADVERTORIAL

Bupati Suhardinam Amby Menghadiri Acara Melayur Jalur Pandekar Panjang Bukit Siguntur 2024

ADVERTORIAL

Bupati Kuansing Buka Lomba Mewarnai, Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

ADVERTORIAL

Wali Kota Dumai Minta Staf RSUD Tingkatkan Soft Skills dalam Pelayanan