Home / DAERAH / PEKANBARU

Rabu, 26 Februari 2025 - 21:30 WIB

Kantor Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, Didatangi Oleh Puluhan Petani Desa Bangun Sari, Menuntut Pembatalan SK Hanafi Cs 

LENSANUSA.COM |PEKANBARU – Puluhan Masyarakat dari Kelompok Tani yang berkebun di Desa Bangun Sari, datang ke Kantor Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Wilayah Sumatera, untuk meminta penjelasan terkait terbitnya surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup yang timbulkan polemik antara kelompok Tani, di Jalan Soebrantas, Rabu (26/2/2025) Siang.

Masyarakat yang hadir di Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, disambut langsung oleh Pardosi selaku Kasi.

Perwakilan dari masyarakat, Haji Nedi dan Tobing, bertemu dengan Pardosi sebagai Kasi, yang menanyakan terkait Putusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, untuk Kelompok Tani Kelompok Tani Hutan Bersatu Abadi Jaya, untuk Hanafi cs, dengan Nomor : 11490 Tahun 2024.

Sesuai keterangan dari Haji Nedi dan Tobing menerangkan hasil pertemuan Kepala Seksi pihak Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, mereka sampaikan kepada awak media, terkait jawaban yang diterimanya.

“ Kami telah bertemu dengan Bapak Pardosi selaku Kasi, diterima dengan baik, kami sampaikan permasalahan yang terjadi dengan kelompok Hanafi cs, setelah terbitnya SK Menteri itu terbit,” terang H Nedi.

Lanjut Haji Nedi” Pertama verifikasi terkait anggota Kelompok Tani dari Hanafi, dilakukan di kantor kecamatan yang kedua kami juga diarahkan untuk mengurus perizinan di Kementerian di Jakarta apabila dokumen lengkap,” ucapnya.

Pada saat awak media ingin lakukan konfirmasi kepada Pardosi sebagai Kasi tetapi tidak bisa temui dengan alasan ada kegiatan lainya, seperti jawaban dari salah satu pegawainya.

Sesuai fakta di lapangan yang awak media dapatkan, bahwa Haji Nedi dan juga ratusan petani yang lainya, telah berkebun di Desa Bangun Sari sudah hampir 15 Tahun dan tiba- tiba saja pihak kelompok Hanafi cs, membuat klaim sepihak telah memiliki Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup yang terbit pada Tahun 2024.

 Untuk itu pihak terkait untuk segera mencari solusi terbaik, karena rentan terjadinya gesekan di antar kelompok.**

 

Share :

Baca Juga

DAERAH

Terkait Pemberhentian Bendahara,Pj Penghulu : Itu Tidak Benar Tidak Ada Pemberhentian Ini Hanya Mutasi

DAERAH

Polres Kuansing Gelar Rapat Koordinasi Eksternal Penanganan Bencana Banjir di Kabupaten Kuansing

DAERAH

Pemprov Riau Surati Kabupaten/Kota Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung

DAERAH

Dukung Pemberantasan Halinar, Lapas Narkotika Rumbai Hadiri Deklarasi Zero Halinar di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau

DAERAH

Berkedok Perawatan Jalan Poros, Oknum BY Cs Diduga Lakukan Pungutan Liar Pada Para Pemilik Kebun Sawit

DAERAH

Gedung Baru MPP Pekanbaru Tetap Dibangun Lagi Pasca Kebakaran

DAERAH

Tekan Kecelakaan, Unit Lantas Polsek Tualang-Polres Siak-Polda Riau Pasang Spanduk di titik Rawan.

DAERAH

Rutan Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut Bekerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Morawa