Home / TNI/POLRI

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:58 WIB

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Besuk Kepling Korban Penusukan Wanita ODGJ

MEDAN | LENSANUSA.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membesuk langsung kondisi Kepling Pulo Brayan Indra Utama di rumah sakit (RS) Imelda, Jl. Bilal No.24, Pulo Brayan Darat I, Medan, Rabu (18/12/2024).

Indra menjadi korban penusukan ketika hendak menyelamatkan balita 4 tahun yang akan ditikam ibu kandungnya bernama Cici 45 tahun. Cici diduga mengalami gangguan kejiwaan atau orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Kapolrestabes Kombes Gidion Arif datang membesuk bersama Kapolsek Medan Barat Kompol Anria Rosa, Kanit Binmas AKP Bazaro, Camat Medan Barat Hendra, Lurah Pulo Brayan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pulo Brayan, serta pegawai Dinas Sosial Kota Medan.
Kita melihat kondisi kesehatan seorang kepling yang luar biasa, beliau responsif terhadap aduan warga meskipun kemudian harus mengalami sesuatu yang membuat dia terluka,” ungkap Kombes Gidion Arif.

Di RS Imelda, Kombes Gidion Arif bersama Camat Medan Barat dan pegawai Dinas Sosial Kota Medan melakukan treatment kepada anak pelaku berinisial A yang nyaris menjadi korban penusukan ibu kandungnya.

“Kondisi anaknya sudah ceria, tadi kapolsek juga memberikan sebuah sentuhan psikologis. Kalau Pak Indra sendiri sudah mengalami kesembuhan, lukanya di bagian tangan dan lengan sudah mendapat perawatan terbaik dari dokter,” kata Kombes Gidion.

Seperti diketahui, seorang balita A (4 tahun) nyaris ditusuk ibunya, Cici (45 tahun), di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumut. Cici diduga mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ.

Namun, aksi Cici berhasil digagalkan oleh Kepling Pulo Brayan, Indra Utama. Aksi penyelamatan balita A itu cukup dramatis. Indra harus melawan Cici yang mengamuk.

“Pada malam Sabtu (14/12/2024) kejadian itu korban A sama ibunya didatengin Kepling karena anaknya pada saat itu dimarahi ibunya. Kemudian ditegur Kepling. Ibunya ini, Ibu Cici ini, tidak terima,” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Anria Rosa pada Rabu (18/12).
Cici lalu mengeluarkan pisau dari dalam kantong keresek. Pisau itu direbut Kepling. Namun, ternyata masih ada cutter di dalam keresek yang sama.
Posisi korban yang masih bersama ibunya yang memegang cutter membuat Indra khawatir. Indra lalu merebut paksa korban dari ibunya.

“Diambil cutter-nya, anak ini sempet mau dibawa kemudian cutter-nya dipegang sama ibunya, anak ini masih menangis. Posisinya anak ini kemudian lari ke Kepling, takut kan,” kata Anria.

“Cutter itu mengenai Kepling tersebut, jadi ada luka sangat parah di Kepling,” Anria menambahkan. (Dilla)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Polda Sumut dan Konsulat Jenderal Malaysia Perkuat Sinergi Keamanan Lewat Program Lawatan Akademik Sespimti Polri

BERITA NASIONAL

Ciptakan Keamanan Wilayah, Polsek Tanjung Raja Bersama Koramil 402 Tanjung Raja Gelar KRYD

TNI/POLRI

Puluhan Orang Diamankan Dalam Aksi Unjuk Rasa di Sumut Kini Dipulangkan, 2 Orang Positif Narkoba ditindaklanjuti

BERITA NASIONAL

Berikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Masyarakat, Polsek Rantau Alai Giat Rutin Lakukan Patroli Beat Malam Hari

TNI/POLRI

Tebarkan Kepedulian, Satuan Brimob Polda Sumut Gelar Minggu Kasih di Pematangsiantar

TNI/POLRI

Brimob Polda Sumut Bangun MCK untuk Warga Terdampak Banjir di Tolang Julu

DAERAH

Kapolsek Sungai Apit Sambangi LAMR, Perkuat Sinergi Tangkal Narkoba dan Jaga Kamtibmas

TNI/POLRI

Ketua PWI Sumut Apresiasi Polda Sumut atas Upaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif