MEDAN | LENSANUSA.COM – Suasana duka menyelimuti keluarga besar AL (27), seorang ASN di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias. Kepergian almarhum yang meninggal dunia di kawasan Apartemen Skyview Setiabudi, Medan, meninggalkan kesedihan mendalam bagi kerabat yang ditinggalkan.
Kini, perhatian keluarga tertuju pada proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal. Sebagai pihak yang berduka, keluarga berharap agar pihak kepolisian dapat bekerja secara menyeluruh dalam mengungkap peristiwa yang menimpa AL.
Harapan untuk Kepastian Hukum
Relas, perwakilan keluarga yang mendampingi proses sejak awal, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini hanya ingin fokus pada proses pemakaman almarhum di Nias, sembari memantau perkembangan penyidikan. Keluarga mengaku telah memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk menangani kasus ini.
“Kami sedang berduka, namun kami juga sangat mengharapkan titik terang mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada almarhum. Kami apresiasi sekali respon cepat polisi di sini, dan kami berharap proses hukum ini bisa berjalan dengan tuntas,” ungkap Relas, Minggu (12/7/2026).
Bagi keluarga, transparansi dalam proses penyelidikan adalah hal yang paling utama. Mereka berharap setiap pihak yang memiliki kaitan dengan insiden tersebut dapat memberikan keterangan sejujurnya kepada penyidik, agar kebenaran dapat ditegakkan.
Ungkapan Terima Kasih
Di tengah duka yang mendalam, keluarga AL juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan sejawat almarhum di BPN serta teman-teman dekat di Medan. Bantuan dan solidaritas yang diberikan, menurut pihak keluarga, menjadi kekuatan moral bagi mereka dalam melewati situasi sulit ini.
“Terima kasih banyak untuk rekan kerja, teman-teman, dan masyarakat di Medan yang telah membantu kami mulai dari penanganan di lokasi, urusan di rumah sakit, hingga kepulangan jenazah ke kampung halaman. Bantuan kalian sangat berarti bagi kami,” tambah Relas dengan nada haru.
Menuju Peristirahatan Terakhir
Setelah seluruh proses medis di Rumah Sakit Bhayangkara Medan selesai, jenazah almarhum kini dalam perjalanan menuju kampung halaman di Nias untuk segera disemayamkan. Pihak keluarga menyatakan bahwa setelah pemakaman, mereka akan terus berkomunikasi dengan penyidik untuk mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan kasus tersebut.
Hingga saat ini, keluarga memilih untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang guna mendapatkan keadilan bagi almarhum. (**/Red)















