Home / DAERAH / KAMPAR / PEMERINTAH

Rabu, 14 Mei 2025 - 10:56 WIB

Klarifikasi kepala Desa Sungai Rambai Terkait pemberitaan di salah satu media online

KAMPAR KIRI | LENSANUSA.COM -Beredar berita disalah satu media online yang mana redaksi berita tersebut dengan judul diduga kades Sungai Rambai kecamatan Kampar kiri,menjual lahan 400 hektar Lahan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi (HP), dan saat ini lahan yang dijualnya sudah di masuki serta sedang berkerja alat berat untuk menggarapnya.

Hal ini membuat Ketua DPW Riau Masyarakat Anti Kerusakan Lingkungan dan Hutan (MAKALAH) Bung Taufik Hidayat Koto, dengan tim awak media berinsiatif melakukan konfirmasi langsung dan mencari kebenaran berita tersebut.

“Kita langsung jumpa dengan pak kades Dedi kandar SY,kita melakukan konfirmasi langsung dan beliau menjelaskan kepada team sebenarnya yang terjadi.”ucap Taufik

Kepala Desa Sungai Rambai Dedi kandar sy memberikan klarifikasi dan menjelaskan kronologi sebenarnya kepada tim awak media ,Selasa 13 mei 2025 sore hari

“Waktu itu,kalau tidak salah Minggu ke tiga bulan ramadhan,kami mendapatkan info ada sekelompok orang yang melakukam perambahan hutan didesa kami,saya pun bersama Babinsa,Kadus,ada Ninik mamak,Datuk serta ketua pemuda langsung turun ke lokasi dan mendapatkan sekelompok pekerja sedang beraktivitas disana,kami memberikan peringatan dan mengusir mereka serta menyuruh Meraka mengeluarkan alat berat.”papar kades yang baru menyelesaikan S2 nya di Unri

Kami pun menanyai mereka yang sedang bekerja,kami pun tanya langsung siapa pemilik nya, dia menyebut kan nama seseorang yang kami tidak kenal,orang yang Bermarga”yang nyuruh kami org Medan pak,orang bermarga.”jawab pekerja

Dan mereka juga tidak bisa membuktikan legalitas itu punya siapa,itu lahan punya dia apa tidak.

Akan tetapi,fakta dilapangan berbalik, saya diberitakan seolah-olah menjual lahan dan melakukan perambahan hutan disalah satu media online” jelas dedi kandar kepada awak media

Dedi pun menyayangkan,kenapa kawan-kawan awak media tidak konfirmasi dulu kepada saya,dan memajang foto Saya dan seolah-olah memutar balikkan fakta.

Jadi saya rasa beritanya tidak objektif dan berimbang.”ucap kades Sungai Rambai ini

Ditambahkan lagi, perlu diketahui , 90 persen wilayah sungai rambai ini adalah kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) . Dan wilayah ini ada sebelum Indonesia merdeka.(kampung Tua).tutup nya.(Tim)

 

Share :

Baca Juga

DAERAH

Lapas IIA Bangkinang,Gelar safari ramadhan Nuzulul Qur’an dan peresmian primkopasindo bersama kakanwal Ditjenpas

ADVERTORIAL

Anggota DPRD Kuansing Reses, Serap Aspirasi Konstituen di Dapil Masing-masing

DAERAH

Ditlantas Polda Riau Gelar Lomba Video TikTok Bertema Kemanusiaan Sambut Hari Bhayangkara ke-79

DAERAH

Pelaku Pembakar Istri Pakai Bensin Ditangkap Polsek Pangkalan Brandan di Aceh

DAERAH

Hadiri Halal Bi Halal Dan Khitanan Massal Persatuan Tarbiyah Islamiyah Ranting Aursati Kecamatan Tambang, Pj Bupati Kampar ; Mari Kita Perkuat, Kebersamaan, Persatuan, Dan Sinergitas Bangun Negeri

DAERAH

Polda Riau Janji Tindaklanjuti Laporan Media Soal Galian C Ilegal di Rumbai

DAERAH

DPRD Provinsi Riau Melakukan Hearing Bersama Disdik Provinsi Riau Tentang PPDB, Robin P Hutagalung SH Komisi

DAERAH

Diusung 6 Parpol, Edy-Hasan Deklarasi Jelang Daftar ke KPU Sumut