BANTUL | LENSANUSA.COM. – Kodim 0729/Bantul menggelar penanaman mangrove serentak di kawasan hutan mangrove Baros, Tirtohargo,Kretek, Bantul ,Senin ( 25/05/2026).Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026 .
Kegiatan yang terhubung secara virtual bersama Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo, S.E. itu menjadi bagian dari penguatan pembinaan teritorial TNI AD dengan tema “Mangrove Tumbuh, Indonesia Tangguh”.
Dalam amanatnya, Waaster Kasad menegaskan bahwa penanaman mangrove menjadi bentuk kepedulian nyata seluruh komponen bangsa dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi mengatakan, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan produktif.
“Penanaman mangrove ini adalah investasi lingkungan jangka panjang. Kami ingin pesisir Sumenep tetap kuat menghadapi abrasi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat nelayan di masa mendatang,” ujar Fikri.
Menurutnya keberadaan mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami pantai sekaligus habitat berbagai biota laut. Selain itu, tanaman mangrove juga dinilai efektif menyerap karbon dan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim
“Kami berharap kesadaran menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah atau TNI/Polri, akan tetapi tanggung jawab bersama demi generasi berikutnya,” Ucap Fikri
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto,Asisten Pemerintahan dan kesra Hermawan Setiadji, TNI/Polri, Relawan FPRB, dan Masyarakat. *SY.














