BANTUL | LENSANUSA.COM. – Sambatan merupakan sebuah tradisi gotong royong yang masih dipegang teguh dan dilestarikan oleh orang Jawa khususnya di daerah kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasiops SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto mengungkapkan bahwa sambatan adalah kearifan lokal berupa gotong royong yang dilakukan oleh relawan dan warga masyarakat merupakan warisan leluhur sejak zaman dahulu.
Seperti halnya pembangunan bedah rumah Jarwo Saroyo (52) di dusun manggisan jambidan Banguntapan Bantul yang di lakukan oleh relawan SAR DIY bersama warga masyarakat setempat.
“Bedah rumah yang dilakukan teman teman SAR DIY bersama warga setempat memakan waktu kurang lebih 10 hari, dengan ukuran 6 X 11 meter dengan cara bergotong royong” ungkapnya saat ditemui awak media di lokasi bedah rumah ,Sabtu (12/7/2025) .
Bondan menambahkan kegiatan bedah rumah ini di dukung penuh dana CSR dari pengusaha muda seperti Anthony Sudarsono , Daniel Santoso, Guido Adi, Jhonson dan selegram terkenal Willi Salim bersama rekan rekannya serta tenaga dari relawan SAR DIY bersama warga masyarakat.
“Bedah rumah yang ke 11 ini sangat istimewa dari segi bangunan rumahnya dan di tambah lagi interior dalamnya serta dilekapi spring bed, tv, meja makan, almari pakaian, Sofa” tandasnya penuh bangga
Kasiops SAR DIY distrik Bantul berharap keberlanjutan kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat membantu bagi warga masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni agar bisa menempati hunian yang layak bagi keluarganya. *SY.














