BANTUL | LENSANUSA.COM. – Belakangan ini, isu megathrust kembali mencuat. Padahal megathrust merupakan sebuah fakta yang tak terbantahkan di mana keberadaannya telah menyebabkan sejumlah bencana gempa dan tsunami mulai dari Aceh tahun 2004, Pulau Nias tahun 2005, Gempa Bantul 2006, Pangandaran tahun 2007, dan Palu 2018.
Daerah paling rawan kalau gempa megathrust terjadi di kemudian hari adalah wilayah sepanjang pesisir pantai selatan Jawa yang melintang dari ujung barat di Ujung Kulon hingga ujung paling timur di Banyuwangi. Salah satu daerah pesisir pantai selatan Jawa juga terdapat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pusbankes 118 DIY dan PT .Citra Paramedika bekerja sama dengan RS UII dan RS Santa Elisabeth ganjuran mengadakan kegiatan pelatihan ” Kesiapsiagaan Emergency Medical Team Dalam Menghadapi Ancaman Megathrust” di Auditorium RS UII Bantul, Sabtu (17/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung tanggal 17-18 Mei 2025 bertempat di Auditorium RS UII dan Pantai Pandansimo

Peserta kegiatan ini dihadiri tim kesehatan dari berbagai Rumah Sakit di DIY. PSC 119, PERSI dan PMI Bantul dengan salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kita dalam bidang kesehatan khususnya dalam penanganan pasien dengan kondisi bencana agar bisa mengetahui kapasitas dan implementasi Hospital Disaster Plan rumah sakit dalam tanggap darurat medis dan sistem manajemen bencana.
Dalam kegiatan tersebut meliputi seminar dan workshop serta simulasi penanganan korban gempa Megathrust sampai melibatkan ambulan transportasi sampai penanganan korban sampai di rumah sakit. *SY.














