Home / DI YOGYAKARTA

Minggu, 12 April 2026 - 20:59 WIB

Mahasiswa di Sleman Hilang Sejak Maret Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil

SLEMAN | LENSANUSA.COM. – Jasad Seorang pria berinisial ALB (29), mahasiswa asal Jepara Jawatengah ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Dusun Tiyasan, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman, pada Minggu (12/4/2026).

Kejadian bermula ketika warga yang bergotong royong hendak menurunkan pasir di belakang Balai Padukuhan Tiyasan yang masih dalam pembangunan namun terhalang mobil yang diparkir di sisi bangunan.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, S.H., mengatakan bahwa korban ditemukan di dalam mobil Honda BRV yang terparkir di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan sekitar pukul 08.00 WIB.

“Saat ditemukan, korban berada di kursi pengemudi dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya .

Lanjutnya Argo menjelaskan penemuan jenazah bermula dari kecurigaan warga yang melihat mobil terparkir cukup lama di lokasi. Saat kegiatan gotong royong berlangsung, warga kemudian memeriksa kendaraan tersebut dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalamnya. Warga sekitar menyebut mobil tersebut telah terparkir selama kurang lebih satu bulan.

Hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis dan forensik RS Bhayangkara Polda DIY tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal akibat keracunan karbon monoksida karena berada dalam ruang tertutup dalam waktu lama.

“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan, dan ada indikasi keracunan karbon monoksida,” jelas Argo

Menurut keterangan warga sekitar, kendaraan tersebut telah berada di lokasi kurang lebih satu bulan, tepatnya sejak pertengahan bulan puasa. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban telah meninggal cukup lama di dalam mobil tersebut.

Berdasarkan informasi dari keluarga korban JA (39) diketahui korban meninggalkan rumah saudaranya di wilayah Condongcatur sejak Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 07.25 WIB. Saat itu, korban terlihat keluar rumah mengendarai mobil Honda BRV warna sand khaki pearl (hijau mutiara) berdasarkan rekaman CCTV. Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali dan tidak dapat dihubungi.

“Keterangan dari keluarga, korban tidak membawa KTP maupun SIM karena dompet ditinggalkan di rumah saudaranya,” kata Argo.

Di TKP ditemukan kunci mobil BRV, Jam tangan Merk Fosil, HP Samsung, Tas pinggang merk Everbest, Tws merk Soundcore dan botol parfum tanpa merk.

Diperkirakan korban telah meninggal antara 15 hingga 37 hari sebelum ditemukan. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke Jepara untuk dimakamkan. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Rayakan HUT ke-15, GRIB Jaya DPC Gunungkidul Perkuat Solidaritas dan Kepedulian

DI YOGYAKARTA

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 79, Polres Bantul Gelar Bakti Sosial untuk Masyarakat

DI YOGYAKARTA

Soroti Rendahnya Perlindungan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja, KSBSI DIY Ingatkan Pengusaha Konstruksi di Sleman Patuhi Aturan

DI YOGYAKARTA

Dandim Bantul Sholat Idul Fitri Bersama Forkopimda di Masjid Agung Manunggal

DI YOGYAKARTA

Kepergok Warga Curi Besi Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Bantul, Dua Pemuda Diamankan Polisi

DI YOGYAKARTA

Rayakan HUT Reserse Ke 78, Satresnarkoba Polres Bantul Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Mustika Tama

DI YOGYAKARTA

Laga Persahabatan Seru Warnai Hari Bhayangkara ke-79: PS Polda DIY Taklukkan PS Praja Sembada dengan Skor Tipis 5-4

DI YOGYAKARTA

DPC KSBSI Kulonprogo Resmi Perkenalkan Pengurus Baru kepada Pemerintah Kabupaten