Home / TNI/POLRI

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:39 WIB

Memperkuat Kepercayaan Publik, Lapas Binjai Ikuti Sosialisasi Manajemen Komunikasi Krisis

BINJAI | LENSANUSA.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai mengikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi yang digelar secara daring oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Yang di Ikuti Kalapas Binjai berserta Pejabat Struktural pada Kamis (31/10/2025).

Sosialisasi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun pola komunikasi yang transparan, cepat, dan tanggap terhadap situasi krisis, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya.

Narasumber dalam kegiatan tersebut, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa pedoman ini bukan hanya ditujukan untuk menjaga citra institusi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat.

“Krisis komunikasi yang tidak dikelola dengan baik bisa menimbulkan kepanikan dan ketidakpercayaan publik. Karena itu, pedoman ini hadir untuk memastikan setiap informasi yang keluar dari lingkungan pemasyarakatan bersifat faktual, akurat, dan empatik,” ujar Wachid Wibowo dalam paparannya.

Sementara itu, Bahrul Wijaksana dari Asia Investigative Reporting Network menekankan pentingnya kesiapan setiap petugas dalam merespons krisis dengan pendekatan humanis.

“Dalam situasi krisis, yang dibutuhkan bukan hanya kecepatan informasi, tetapi juga empati. Publik harus tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah untuk melindungi mereka dan memperbaiki keadaan,” jelasnya.

Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi atau PASOPATI berfungsi sebagai acuan nasional dalam menghadapi krisis di lingkungan Pemasyarakatan, seperti gangguan keamanan, bencana, krisis opini publik, hingga isu integritas. Dalam dokumen pedoman dijelaskan bahwa setiap satuan kerja harus memiliki Tim Komunikasi Krisis (TKK) yang siap bertindak cepat, memverifikasi fakta, dan menyampaikan informasi resmi secara satu pintu.

“Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang benar. Komunikasi yang terbuka dan terukur adalah kunci menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja Pemasyarakatan,” tutur Wawan Irawan, Kalapas Kelas IIA Binjai, usai mengikuti kegiatan.

Dengan adanya pedoman ini, Pemasyarakatan tidak hanya lebih siap menghadapi krisis, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi publik agar lebih kritis dan tangguh terhadap arus informasi digital.

#kemenimipas
#guardandguide
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#lapasbinjai
#PemasyarakatanPastiBerdampak
#Humasbergerakbersama
(Red/Dilla)

Share :

Baca Juga

HUKUM/KRIMINAL

Dalam Pemaparan 105 Tersangka Narkoba Diungkap Polda Sumut, Salah Seorang Wanita Cantik

TNI/POLRI

Polres Dairi Fasilitasi Mediasi Perdamaian di Parbuluan VI, Kabid Humas: Langkah Humanis Jaga Kamtibmas

DAERAH

Dugaan Gelper Judi Milik Oknum Owner Media, Disebut Mencapai 12 Tempat

BERITA NASIONAL

Hadiri HUT Ke-18 SPORC, Kasrem 043/Gatam Mengharapkan SPORC Bekerja Secara Profesional, Peka Dan Responsif Dalam Menghadapi Semua Ancaman Kejahatan Lingkungan Hidup Dan Kehutanan

HUKUM/KRIMINAL

Remaja Perempuan Jadi Korban Pemerkosaan 4 Orang Secara Bergiliran di WC Pasar Melolo

TNI/POLRI

Poltabes Medan Melakukan Patroli Sepatu Roda dan Motor Listrik

TNI/POLRI

Polres Toba Tangkap Jaringan Sabu, Ekstasi, dan Ganja di Depan Bengkel Miliknya

SUMATERA UTARA

Jaga Kondusivitas Saat Ramadan, Polres Langkat Patroli Skala Besar dan Cek Beberapa SPBU