Home / DAERAH / HUKUM/KRIMINAL / SUMATERA UTARA / TNI/POLRI

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:24 WIB

Mengeluh Sakit Ginjal Laki-Laki Di Temukan Gantung Diri Di Namohalo Esiwa

 

LENSANUSA.COM | GUNUNG SITOLI— Kapolsek Lotu Ipda Fanema Lase, Melaporkan Bahwa pada Hari Sabtu (20/07/2024) sekitar Pukul 22.00 wib, telah menerima Laporan dari Warga bahwa telah di temukan Seorang Laki-laki dengan Inisial BL (63) yang beralamat di Dusun I Desa Hilibanua Kec. Namohalu Esiwa Kab. Nias Utara

Telah Di temukan Tewas Gantung Diri di rumah nya.

Kepada Kasi Humas Polres Nias Iptu Osiduhugo Daeli, Kapolsek Lotu Ipda Fanema Lase Mengatakan bahwa, Setelah menerima Laporan dari Warga, Personil Polsek Lotu di Pimpin Aipda Marieli Harefa, bersama Bripka Aprianus Harefa, Briptu Sonya Steven Sitompul, Bripda Oraini Nazara

langsung olah TKP Kejadian Perkara yang sebelumnya di dahului Dengan melakukan Koordinasi dengan Puskesmas Namohalu Esiwa.

Di TKP di temukan Korban telah meninggal dunia, dengan keadaan leher Terikat seutas Tali Nilon warna Hijau yang bersambung dengan seutas Kain warna Hijau muda sebagai pengikat ke Tiang Plafon rumah dan kondisi korban telah diam dan Kaku.

Setelah Menurunkan Jasad Korban, Pihak Polsek Lotu Melakukan Olah TKP dan Pihak Puskesmas melakukan Visum Luar.

Dari Keterangan Istrinya Saridina Zega (63) didapatkan Informasi bahwa pada Hari Sabtu (20/07/2024)

Korban menyuruh Istrinya untuk membeli obatnya dan sekalian Belanja Kebutuhan di pasar Simpang 4 Kecamatan Namohalu Esiwa dan

Ketika pulang kerumah Saridina Zega, Melihat pintu dan Jendela dalam keadaan Terkunci dan selah di ketuk Beberapa Kali tidak ada Sahutan, kemudian istri Korban Memanggil Para Tetangga dan bersama-sama mencongkel Jendela,

setelah Jendela terbuka Istri Korban melihat Korban telah Gantung diri tepatnya diruang Tamu dengan Posisi Leher terikat seutas Tali Nilon warna Hijau yang bersambung dengan seutas kain warna Hijau muda sebagai Pengikat ke Tiang Plafon Rumah.

Dari Istri Korban didapatkan Informasi bahwa Suaminya (Korban) Sudah Lama Mengidap Penyakit Batu Ginjal dan Korban Sering Mengeluh, Korban dan Istrinya, hanya tinggal berdua dirumah mereka karena Anak-Anaknya merantau di luar Nias.

Berdasarkan hasil Pemeriksaan Luar oleh Puskesmas Namohalu Esiwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda Kekerasan Pada Tubuh Korban.

Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan Autopsi terhadap Mayat Korban dan menerima bahwa Kematian Korban sebagai Bagian dari Rencana Tuhan terhadap Keluarga,

untuk menguatkan Pernyataan tersebut, Keluarga membuat surat pernyataan Tertulis dan bermaterai, Selanjutnya Jenazah Di serahkan kepada Pihak Kelurga untuk di Makamkan.***

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Kapolda Sumut Minta Pengamanan Objek Wisata Dimaksimalkan, Jalur Rawan Macet Harus Siap Hadapi Arus Balik

TNI/POLRI

Polisi Tangkap Dua Pria Terkait Kepemilikan 20,35 Gram Sabu di Batang Kuis

HUKUM/KRIMINAL

Penangkapan Stefanus Babu Eha Diadukan ke Propam Polres Sumba Timur, Diduga Langgar Prosedur

BENGKALIS

Para Santriwati Penghafal Qur’an di Wisma Daerah Sri Mahkota Khatam Bersama Bupati Bengkalis

HUKUM/KRIMINAL

Perusahaan Tak Hadir dalam Mediasi, Buruh PT Palma 1 Terus Berjuang

TNI/POLRI

Polisi Tangkap Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli yang Viral di Medsos

HUKUM/KRIMINAL

Judi Gelper Ikan-Ikan Makin Marak, Warga Meminta APH Bertindak

BERITA NASIONAL

Atasi Lonjakan Harga Kebutuhan Bahan Pokok, Korem 043/Gatam Gelar Bazar UMKM Ramadhan Dan Pasar Murah