Home / DKI JAKARTA / PEMERINTAH

Selasa, 25 Februari 2025 - 19:07 WIB

PEMERINTAH PERPANJANG INSENTIF PPN RUMAH TAPAK DAN SATUAN RUMAH SUSUN.

LENSANUSA.COM | JAKARTA – 22 Februari 2025 – Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun yang Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk tahun anggaran 2025. Ketentuan tersebut diatur melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2025 (PMK-13/2025) yang mulai berlaku tanggal 4 Februari 2025. Perpanjangan insentif ini merupakan keberlanjutan kebijakan insentif PPN yang sebelumnya telah diberikan pada tahun 2023 dan 2024.

“Transaksi di bidang properti merupakan transaksi yang mempunyai multiplier effect yang besar terhadap sektor ekonomi yang lain. Sebagai bagian dari paket kebijakan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, pemberian insentif PPN ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya,” ungkap Dwi Astuti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.Bmasukkan script iklan disini

Melalui penerbitan PMK-13/2025 maka atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun yang dilakukan mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2025 akan mendapatkan insentif PPN-DTP sebesar 100% atas PPN terutang dari bagian harga jual sampai dengan Rp2 miliar dengan harga jual paling tinggi Rp5 miliar. Sedangkan penyerahan mulai 1 Juli sampai dengan 31 Desember 2025 akan mendapatkan insentif PPN-DTP sebesar 50% atas PPN terutang dari bagian harga jual sampai dengan Rp2 miliar dengan harga jual paling tinggi Rp5 miliar.

Contohnya jika Tn.A membeli rumah seharga Rp2 miliar pada 14 Februari 2025, maka seluruh PPN-nya ditanggung Pemerintah. Contoh lain jika Ny.B membeli rumah seharga Rp2,5 miliar pada 15 Februari 2025, maka PPN yang harus ditanggung Ny.B adalah efektif 11% dikali Rp500 juta atau sebesar Rp55 juta,” jelas Dwi.

Dwi juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku bagi rumah tapak atau satuan rumah susun yang telah mendapat fasilitas pembebasan PPN. “Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memiliki rumah sekaligus mendukung geliat ekonomi nasional sektor properti dan sektor-sektor pendukungnya,” pungkas Dwi.

Ketentuan selengkapnya terkait hal ini dapat dilihat di salinan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2025 dapat diunduh di laman landas www.pajak.go.id.

(Dilla)

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Wakil Walikota Bandar Lampung Hi. Deddy Amarullah Menghadiri Gerakan Sinergitas Reforma Agraria

PEMERINTAH

Sambut HBA Ke-63 dan HUT IAD Ke-XXIII, Wabup Rohil Ikut Donor Darah di Kejari Rohil

BENGKALIS

Disdik Bengkalis Sambut Baik dan Apresiasi SDN 10 Bengkalis

NIAS BARAT

Bupati Nias Barat Usulkan Pemenuhan Tenaga Medis dan Penyediaan Alkes Kepada Menteri Kesehatan RI

DAERAH

TNTN Darurat ! Cep Permana galih pimpin gelombang rakyat lawan kejahatan Ekologi 

PEKANBARU

Jam Kerja, Sejumlah Oknum ASN “Ngantor” di Kedai Kopi

PEKANBARU

Solusi Banjir Pekanbaru: 10 Danau UNRI Bakal Disulap Jadi Embung Raksasa

DAERAH

Pastikan Korban Banjir di Rumbai Terlayani, Wali Kota dan Wakapolda Riau Turun Langsung ke Lokasi