Home / DI YOGYAKARTA

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:51 WIB

Polda DIY Catat Tren Positif dalam Operasi Keselamatan Progo 2026: Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Menurun

YOGYAKARTA | LENSANUSA.COM. –  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) merilis hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 yang dilaksanakan pada 2 – 15 Februari 2026. Hingga minggu kedua pelaksanaan (8 s.d. 15 Februari 2026), operasi ini menunjukkan tren positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kejadian kecelakaan di wilayah hukum Polda DIY.

Data statistik menunjukkan keberhasilan jajaran Polda DIY dalam menekan kuantitas kejadian kecelakaan lalu lintas. Tercatat jumlah kejadian mengalami penurunan dari 132 kasus pada tahun 2025 menjadi 129 kasus pada periode yang sama tahun 2026. Meski secara kuantitas menurun, pihak kepolisian memberikan perhatian serius terhadap kualitas fatalitas kecelakaan, di mana terdapat 3 korban meninggal dunia yang seluruhnya terjadi di wilayah hukum Polresta Sleman. Hal ini menjadi dasar bagi Polda DIY untuk semakin memperketat pengawasan dan patroli di titik-titik rawan wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa.

Polda DIY lakukan instrumen edukasi kepada pengguna jalan ( Foto/Ket.Bid Humas)

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026) menyampaikan bahwa operasi tahun ini berhasil menekan angka pelanggaran secara drastis. Penindakan pelanggaran (tilang) mengalami penurunan signifikan sebesar 67%, dari 2.507 pelanggar pada 2025 menjadi 836 pelanggar pada 2026. Selain itu, angka teguran juga turun sebesar 22% (dari 10.803 menjadi 8.386 tindakan). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

“Keberhasilan menekan angka kejadian kecelakaan dan pelanggaran ini mencerminkan efektifitas personel di lapangan serta meningkatnya kepatuhan masyarakat. Kami menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa di wilayah Sleman, dan hal ini memacu kami untuk lebih masif lagi dalam memberikan edukasi serta pengawasan di lapangan,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Sejalan dengan hasil tersebut, intensitas kegiatan preemtif dan preventif terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan. Kegiatan penyuluhan naik 5 persen dengan total 28.754 kegiatan, sementara kegiatan preventif seperti pengaturan dan patroli naik 4 persen menjadi 21.872 kegiatan. Dukungan bantuan operasi (Banops) juga melonjak hingga 68 persen guna memastikan seluruh tahapan operasi berjalan optimal.

Polda DIY memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung terciptanya kamseltibcarlantas. Melalui evaluasi ini, Polda DIY berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis demi menekan angka kecelakaan hingga titik terendah dan menciptakan ruang jalan yang aman bagi seluruh warga Yogyakarta. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Kodim 0729/Bantul Menyalurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

DI YOGYAKARTA

Delapan Hari Pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2025, Polda DIY Tindak 356 Pelanggar Lalulintas

DI YOGYAKARTA

Pisah Ranjang, Suami di Bantul Tega Menghabisi Nyawa Istrinya Dengan Linggis

DI YOGYAKARTA

Operasi Lilin Progo 2025: Kapolda DIY Minta Personel Polres Gunungkidul Tingkatkan Kewaspadaan

DI YOGYAKARTA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bantul Gandeng PMI Gelar Aksi Donor Darah

DI YOGYAKARTA

Gerakan Cinta Laut 2025 Kobarkan Semangat Lestarikan Ekonomi Biru DIY

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat Lewat Sambang Binluh

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Gelar “Operasi Patuh Progo 2025”