Home / TNI/POLRI

Kamis, 13 Maret 2025 - 08:20 WIB

Polres Samosir Tegaskan Kasus EMN adalah Kecelakaan Tunggal, Buka Peluang Bukti Tambahan

SAMOSIR | LENSANUSA.COM – Polres Samosir menggelar konferensi pers terkait viralnya pemberitaan tentang kasus kecelakaan yang dialami EMN, yang semula diduga sebagai tindak penganiayaan. Konferensi pers tersebut diadakan di Lobi Mako Polres Samosir pada Selasa (11/3) pukul 17.00 WIB.

Hadir dalam kesempatan itu Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Sumaryono, S.H., S.I.K., M.H., Kabid Labfor Polda Sumut Kombes Pol. Abdul Karim Tarigan, S.H., Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., serta jajaran Polres Samosir dan awak media.

Kasus ini bermula dari kecelakaan yang dialami EMN pada Sabtu, 21 Desember 2024, sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Dr. Hadrianus Sinaga, Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

EMN yang mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor hilang kendali dan terjatuh di depan SMA Negeri 1 Pangururan. Warga sekitar segera membawanya ke RSUD Hadrianus Sinaga untuk perawatan medis.

Namun, setelah sadar pada 25 Desember 2024, EMN menyampaikan kepada suaminya bahwa ia mengalami penganiayaan oleh empat orang berinisial AZ, JS, AS, dan PCH. Menanggapi hal tersebut, sang suami melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polres Samosir.

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Sumaryono menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa 43 saksi serta mengumpulkan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat dalam kondisi rusak, kunci motor, tas warna peach, dan satu sepatu kanan warna kuning.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi ahli, analisis barang bukti, serta investigasi di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut adalah murni kecelakaan tunggal.

“Kami tetap terbuka jika ada masyarakat yang dapat memberikan bukti dan petunjuk tambahan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan,” ujar Kombes Pol. Sumaryono.

Senada dengan itu, Kabid Labfor Polda Sumut Kombes Pol. Abdul Karim Tarigan menyampaikan bahwa hasil analisis forensik yang dilakukan juga menunjukkan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman menekankan bahwa proses penyelidikan dilakukan dengan profesional dan transparan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya. Semua pernyataan harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumut mendukung penuh penyelidikan yang dilakukan Polres Samosir dan Polda Sumut. “Kami memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan transparan dan profesional. Kepolisian tetap membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki bukti tambahan untuk disampaikan kepada pihak berwenang,” jelasnya, Rabu (12/3/2025).

Pihak kepolisian berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

*Dilla.

Share :

Baca Juga

SUMATERA UTARA

HUT Bhayangkara Ke 78, Polres Sergai Gelar Turnamen Bola Kaki

DAERAH

Ciptakan Mudik Aman Keluarga Nyaman Kapolda Tinjau Arus Mudik di Jalur Riau-Sumbar

TNI/POLRI

Dansat Brimob Polda Sumut Pimpin Doa Bersama Driver Ojol, Wujud Kepedulian dan Persaudaraan di Mako Brimob

TNI/POLRI

Gerak Cepat Polres Sibolga Ungkap Kasus Pembunuhan di Halaman Masjid Agung, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap

TNI/POLRI

Ketua DPD PWMOI Bengkalis Terima Bantuan Hewan Qurban dari Pemda Bengkalis

BERITA NASIONAL

Jaga Keamanan Wilayah Pada Malam Hari Raya Idul Adha 1445 H, Kapolsek Lalan Pimpin Giat KRYD dan Patroli

TNI/POLRI

Hari ke-8 Operasi Keselamatan Toba-2025, Polda Sumut Gencarkan Edukasi Pencegahan, dan Penindakan

TNI/POLRI

Kapolres Langkat Tercebur Saat Salurkan Bansos Banjir, Tetap Utamakan Warga