Home / DI YOGYAKARTA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pria di Bantul Ditemukan Tidak Bernyawa di Atas Plafon Rumah, Diduga Tersengat Arus Listrik 

BANTUL | LENSANUSA.COM.  – Seorang pria berinisial Sugiarto (63) ditemukan meninggal dunia di atas plafon sebuah rumah di Dusun Nitipuran, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (14/8) sore. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat sedang bekerja.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya peristiwa tragis yang menimpa pekerja asal Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta tersebut.

“Benar telah terjadi peristiwa seorang pekerja meninggal dunia di atas plafon rumah milik warga di Kasihan, Bantul. Korban terindikasi tersengat aliran listrik saat melakukan pekerjaan,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).

Iptu Rita menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali dicurigai oleh rekan kerja korban, Wakimin (53), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, jam kerja sudah selesai dan seluruh pekerja bersiap untuk pulang. Namun, Wakimin melihat sepeda motor milik korban masih terparkir di halaman rumah.

Merasa curiga, Wakimin kemudian menanyakan keberadaan korban kepada rekan kerja lainnya, Agung Waluyo (49), sekitar pukul 17.30 WIB. Agung memberitahukan bahwa korban berada di area plafon rumah.

“Saksi kemudian memanjat tangga bambu untuk mengecek ke atas plafon. Saksi sempat memanggil nama korban berulang kali tetapi tidak ada respons. Ketika didekati, terlihat bagian perut korban sudah tidak bergerak,” ungkap Rita.

Wakimin yang panik langsung meminta bantuan Agung untuk memastikan kondisi korban. Agung kemudian naik ke atas plafon dengan membawa lampu senter dan mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak sama sekali. Keduanya lantas turun dari plafon dan melaporkan kejadian tersebut kepada mandor proyek.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kasihan 2 dan Tim Inafis Polres Bantul segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.

“Tim Inafis Polres Bantul bersama petugas medis Puskesmas Kasihan 2, langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban di tempat kejadian perkara,” kata Iptu Rita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan luka bakar pada bagian telapak tangan kanan korban.

“Petugas menemukan luka bakar pada telapak tangan kanan korban sepanjang kurang lebih 5 sentimeter yang mengindikasikan sengatan listrik. Kondisi jenazah sudah mengalami kaku mayat dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum pemeriksaan dilakukan,” tambahnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Iptu Rita menyatakan bahwa pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas dan menganggap kejadian tersebut sebagai murni kecelakaan kerja.

“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah kecelakaan kerja. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta untuk proses pemakaman,” tutup Iptu Rita Hidayanto. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Pesta Miras Dioplos Pil Sapi di Bantul Berujung Maut ,Seorang wanita Tewas

DI YOGYAKARTA

Seorang Lansia di Bangunjiwo Ditemukan Meninggal Gantung Diri

DI YOGYAKARTA

Operasi Ketupat Progo 2025 Dimulai 23 Maret, Polres Bantul Kerahkan 550 Personel

DI YOGYAKARTA

Babinsa Koramil 12/Pundong Berikan Materi Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMKN 1 Pundong

DI YOGYAKARTA

Saluran Limbah di Teras Malioboro 1 Yogyakarta Meledak, Sebabkan Tiga Orang Luka Bakar

DI YOGYAKARTA

Pemuda Pancasila Dlingo bersama Relawan Swadaya Perbaiki Jalan Berlobang Jalur Cinomati

DI YOGYAKARTA

KPU Bantul tetapkan Halim-Aris Jadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih Periode 2025 – 2030

DI YOGYAKARTA

Tradisi Baju Baru untuk Lebaran, Tidak perlu memaksakan !