Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 2 Februari 2026 - 16:08 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Kontrakan Bangunjiwo Bantul, Diduga Karena Sakit

Tim Inafis Polres Bantul Melakukan Pemeriksaan dan Identifikasi terhadap Korban ( Foto/Dok.Humaspolres)

Tim Inafis Polres Bantul Melakukan Pemeriksaan dan Identifikasi terhadap Korban ( Foto/Dok.Humaspolres)

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Seorang pria bernama Pierre Andreas Setiyoko (38)  asal  Perumahan Royal Emerald Blok B5, Jalan Siliwangi, Tugujaya, Cihideung, Tasikmalaya Jawa Barat  ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah kontrakannya, Perum Nawa Resident, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, pada hari Senin (2/2/2026). Korban ditemukan setelah pihak keluarga sempat kehilangan kontak sejak Minggu sore.(1/2/2026).

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Peristiwa ini bermula saat ibu korban merasa khawatir karena sang anak tidak bisa dihubungi sejak semalam.

“Saksi pertama mendapat telepon dari ibu korban pada Senin (2/2) sekitar pukul 09.59 WIB. Ibu korban meminta saksi mengecek kondisi anaknya di kontrakan karena sejak Minggu malam sudah tidak bisa dihubungi,” kata Rita saat memberikan keterangan pada awak media.

Petugas mengevakuasi jasad korban ke ambulance.(Foto/Dok.Humaspolres)

Mendapat permintaan tersebut, saksi pertama meminta bantuan dua rekan lainnya yang berada di dekat lokasi untuk mengecek rumah korban. Setibanya di lokasi, kondisi rumah tampak sepi.

“Saksi sempat mengintip dari jendela dan melihat banyak reptil di dalam rumah. Karena korban memang berjualan reptil, saksi yakin itu adalah rumah yang dimaksud,” jelas Rita.

Saat mencoba masuk, ternyata pintu rumah dalam kondisi tidak terkunci. Para saksi kemudian menyisir ruangan dan menemukan korban sudah tergeletak di dalam kamar mandi.

“Korban ditemukan di kamar mandi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kejadian ini langsung dilaporkan ke ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Kasihan,” tambahnya.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Olah TKP Tim Inafis Polres Bantul bersama dokter dari Puskesmas Kasihan I langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas menemukan indikasi bahwa korban sempat mengalami sakit sebelum meninggal. Hal ini diperkuat dengan temuan jejak muntahan dan kotoran dari ruang tamu hingga kamar mandi, serta adanya obat-obatan herbal.

“Ditemukan bekas luka infeksi di mata kaki kanan. Korban diduga menderita penyakit gula (diabetes), di mana jari kelingking kiri korban diketahui merupakan bekas amputasi,” ungkap Rita.

Petugas medis memperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan. “Pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Di lokasi juga ditemukan stok obat-obatan yang masih banyak,” tutupnya.

Saat ini jenazah telah ditangani oleh pihak berwajib untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Bidang Humas Polda DIY Gelar Silaturahmi dan Pembinaan Wartawan Tahun 2025

DI YOGYAKARTA

Polda DIY Resmikan SPPG Sentolo II Berbasis Aplikasi LILO, Memperkuat Ketahanan Pangan Dan Pemenuhan Gizi

DI YOGYAKARTA

Oknum Satpol PP Gunungkidul Diamankan Polisi diduga Melakukan Tindak Pidana Pencurian Sepeda

DI YOGYAKARTA

DPW PPP DIY Selenggarakan Pendidikan Politik Anggota DPRD Terpilih Pemilu 2024

DI YOGYAKARTA

Respon Cepat Petugas PDAM Bantul Tangani Pipa Bocor Diapresiasi Warga

DI YOGYAKARTA

Kapolres Berikan Penghargaan Terhadap 12 Personil Berprestasi

DI YOGYAKARTA

Hilang Selama 2 Hari ,Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Nenek Sutinah di Muara Sungai 2 Waduk Sermo

DI YOGYAKARTA

Muhammadiyah Jogja Expo 2025 Bangkitkan UMKM, Dakwah, dan SDM Unggul