Home / JAWA TENGAH

Minggu, 2 November 2025 - 16:24 WIB

Raja Keraton Surakarta Hadiningrat Pakubowono XIII Wafat di Usia 77 Tahun, Ini Profilnya

Sinuhun Pakubuwono XIII Raja Keraton Surakarta Hadiningrat ( foto.istw)

Sinuhun Pakubuwono XIII Raja Keraton Surakarta Hadiningrat ( foto.istw)

SURARAKARTA | LENSANUSA.COM. – Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, Raja Keraton Surakarta Hadiningrat mangkat (meninggal dunia) usai menjalani perawatan di RS Indriati Solobaru Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 07.40 WIB.

Raja Surakarta Hadiningrat tersebut meninggal pada usia 77 tahun. Kabar meninggalnya Sinuhun PB XIII dibenarkan oleh R.Ay Febri Hapsari Dipokusumo, istri dari Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Adipati Dipokusumo.

“Njih, nyuwun doanya (iya, minta doanya),” katanya melalui pesan singkat.

Beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatannya memang dikabarkan menurun sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut informasi yang beredar, PB XIII sudah cukup lama berjuang melawan berbagai penyakit yang dideritanya.

Komplikasi dari beberapa penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi semakin melemahkan tubuhnya yang telah lanjut usia. Meski demikian, semangat dan keteguhannya tetap terlihat hingga masa-masa terakhirnya.

Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan di Keraton Surakarta sebelum dimakamkan sesuai tradisi dan tata upacara adat keraton.

Surat yang ditujukan bupati Pajimatam Imogiri (Foto.istw)

Almarhum PB XIII akan dimakamkan di Astana raja raja Imogiri Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta besok Rabu (5/11/2025) pukul 9.00 dikutip dari surat edaran yang di tujukan kepada bupati Pajimatam Imogiri .

Profil Pakubuwono XIII

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII lahir di Surakarta pada 28 Juni 1948 dengan nama kecil Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi.

Ia merupakan putra tertua dari almarhum Paku Buwono XII, raja sebelumnya yang memimpin Keraton Surakarta hingga wafat pada 2004. Setelah wafatnya PB XII, Hangabehi dinobatkan sebagai penerus takhta dan bergelar Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.

Proses penobatan PB XIII sempat diwarnai dinamika internal keraton akibat perbedaan pandangan di antara keluarga besar.

Namun, setelah melalui proses panjang, pada tahun 2012 status PB XIII sebagai satu-satunya Susuhunan Keraton Surakarta akhirnya disepakati dan diakui oleh pemerintah.

Sejak saat itu, PB XIII memimpin dengan semangat menjaga warisan budaya Jawa dan memulihkan keharmonisan di dalam keraton

Selama masa pemerintahannya, PB XIII dikenal sebagai sosok yang tenang, sederhana, dan bersahaja. Ia jarang tampil di publik, namun aktif memimpin berbagai upacara adat penting seperti Sekaten, Labuhan, dan kirab malam Satu Sura. *(Timred).

Share :

Baca Juga

BERITA NASIONAL

Tradisi Farewell Parade Polda Jateng; Komjen Pol Ahmad Luthfi Serahkan Pataka Kepada Brigjen Pol Ribut Hari Wibowo

JAWA TENGAH

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menhan dan Panglima TNI Tinjau Latihan Operasi Laut Gabungan 2026

JAWA TENGAH

KSR PMI Unit Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang Adakan Pelatihan PP

BERITA NASIONAL

Presiden Jokowi Kunjungi Karangdowo, Cek Pompanisasi dan Produksi Padi

JAWA TENGAH

Jenderal Maruli Simanjuntak Didampingi Brigjen Bambang Sujarwo Tinjau Kesiapan Tempur Arhanud

JAWA TENGAH

Danrem 072/Pamungkas Pimpin Upacara Pemakaman Kopda Amin Prajurit TNI Gugur Diserang OPM

JAWA TENGAH

Tahta Surakarta Tak Pernah Kosong, Putra Mahkota Ambil Sumpah di Hadapan Publik!

JAWA TENGAH

Di balik Kegiatan TMMD Terselip Kisah Kemanusiaan, Cahaya Baru di Usia Senja, Ratusan Lansia Kebumen Terima Kacamata Gratis