PEKANBARU| LENSANUSA.COM- Kebaikan tak selalu datang dalam bentuk yang besar. Kadang, ia hadir dari langkah sederhana: turun ke jalan, menyapa, memberikan makanan, dan memastikan orang lain tetap terlindungi.
Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Yayasan Tanjak Bertuah Riau melalui aksi sosial bertajuk “Bertingkah Lagi” di kawasan Jalan Senapelan, tepatnya di depan Masjid Raya Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).
Ratusan paket makanan dibagikan kepada masyarakat yang melintas maupun mereka yang sehari-hari menggantungkan aktivitasnya di kawasan tersebut. Tak hanya makanan, pengurus dan relawan Tanjak Bertuah Riau juga membagikan masker sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Sejumlah pengurus dan relawan turun langsung ke jalan. Mereka tidak sekadar membagikan bantuan, tetapi juga menyapa warga, pengendara, pekerja, hingga tukang parkir yang berada di sekitar kawasan Masjid Raya Pekanbaru.
Suasana sederhana itu justru menghadirkan kehangatan. Senyum, sapaan, dan ucapan terima kasih menjadi bagian dari aksi yang berlangsung penuh keakraban.
Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Andi Champay, mengatakan istilah “bertingkah” sengaja digunakan sebagai ungkapan khas untuk menggambarkan aksi positif yayasan dalam menghadirkan kepedulian secara langsung di tengah masyarakat.
“Kalau kami bilang bertingkah, ya memang bertingkah. Tapi bertingkah dalam hal yang positif. Kami turun ke jalan untuk berbagi, menyapa dan menghadirkan sedikit kebahagiaan bagi masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami berikan hari ini bisa bermanfaat,” ujar Andi.
Menurut Andi, kepedulian tidak harus menunggu seseorang memiliki kemampuan yang besar. Sebab, menurutnya, kebaikan dapat dimulai dari hal sederhana ketika dilakukan dengan niat yang tulus dan secara bersama-sama.
“Yang penting niatnya baik, caranya baik, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Kita tidak harus menunggu punya banyak untuk berbagi. Dari apa yang kita punya, kita bisa mulai berbuat,” tambahnya.
Pembagian masker menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai bentuk kepedulian, langkah itu sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tetap memperhatikan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar ruangan.
Bagi penerima, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi sebagian masyarakat yang menerimanya, perhatian itu memiliki arti tersendiri.
Salah seorang tukang parkir yang menerima paket makanan dan masker mengaku bersyukur atas kepedulian yang diberikan.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada bapak dan ibu di Yayasan Tanjak Bertuah. Semoga selalu diberikan kesehatan dan dilancarkan rezekinya. Sehat-sehat ya, Bapak dan Ibu,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Mulyadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus hadir dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurut Mulyadi, aksi sosial tidak selalu harus identik dengan bantuan dalam jumlah besar. Berbagi makanan, memberikan masker, menyapa warga, hingga turun langsung ke jalan, merupakan bentuk kepedulian yang memiliki nilai ketika dilakukan dengan ketulusan.
“Bagi kami, berbagi bukan soal seberapa besar yang kita punya, tetapi seberapa tulus kita mau berbagi. Hari ini kami turun ke jalan, membagikan makanan dan masker. Mudah-mudahan langkah kecil ini bisa menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mulyadi.
Lebih dari sekadar membagikan makanan dan masker, “Bertingkah Lagi” menjadi cara Tanjak Bertuah Riau membangun kedekatan dengan masyarakat.
Ada pesan yang ingin terus dirawat: bahwa organisasi sosial bukan hanya hadir di ruang-ruang formal, tetapi juga harus mampu menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.
Sebab, kepedulian tidak selalu membutuhkan panggung. Terkadang, ia cukup diwujudkan dengan turun ke jalan dan berkata sederhana: “Ini untuk kita bersama.”
Bagi Yayasan Tanjak Bertuah Riau, “Bertingkah Lagi” bukan sekadar jargon. Ia menjadi semangat untuk terus bergerak, berbagi, menyapa, dan melakukan hal-hal positif yang memberi manfaat bagi sesama.
Karena pada akhirnya, kebaikan yang kecil sekalipun akan menjadi berarti ketika dilakukan dengan hati dan dirasakan oleh orang lain.
Sumber: Tanjak Bertuah Riau















