Home / DI YOGYAKARTA

Senin, 2 Maret 2026 - 18:32 WIB

Sambut Kepulangan Satgas Ops Aman Nusa II BKO Polda Aceh, Wakapolda DIY : Profesionalisme Tanpa Cacat Harus Dipertahankan

YOGYAKARTA| LENSANUSA.COM. – Humas Polda DIY menggelar Upacara Penyambutan Purna Tugas Satuan Tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II Tahun 2025/2026 BKO Polda Aceh di halaman Mapolda DIY, Senin,( 2/3/026). Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., dan diikuti personel Satbrimob Polda DIY yang tergabung dalam Satgas Ops Aman Nusa II.

Upacara ini menjadi momen resmi penyambutan kembali personel yang telah menyelesaikan penugasan kemanusiaan selama dua bulan, sejak 27 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026, di wilayah hukum Polda Aceh.

Dalam amanat tertulis Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., yang dibacakan oleh Wakapolda DIY, menyampaikan bahwa penugasan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian Polri dalam merespons dinamika sosial dan penanganan pascabencana secara komprehensif.

“Hari ini adalah momentum penting untuk menyambut kembali para Bhayangkara unggul yang telah menyelesaikan misi kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Wakapolda.

Ia menegaskan, keberhasilan tugas bukan sekadar mobilisasi personel, tetapi manifestasi nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Selama penugasan, Satgas Ops Aman Nusa II mencatat sejumlah capaian signifikan dalam mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik. Pemulihan dilakukan terhadap 37 institusi pendidikan dan 10 pesantren, 7 tempat ibadah, 14 titik drainase dan 2 objek vital ekonomi berupa pasar, 11 fasilitas kesehatan, 17 desa, serta 3 kantor polisi.

“Capaian ini menunjukkan bahwa personel Polda DIY memiliki kompetensi dan kapabilitas yang mumpuni dalam tugas-tugas kemanusiaan,” tegasnya.

Wakapolda juga memberikan apresiasi atas terjaganya disiplin dan etika profesi selama pelaksanaan tugas. Ia secara khusus menyoroti keberhasilan Satgas dalam menjaga target “zero violation”.

“Tidak adanya pelanggaran merupakan cerminan dari kematangan mental dan integritas yang teruji. Keberhasilan tugas tanpa cacat adalah standar tertinggi dalam profesionalisme kepolisian yang harus terus dipertahankan,” katanya.

Menurutnya, penugasan BKO merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan institusional bagi Polda DIY. Semangat kesatuan (esprit de corps) yang ditunjukkan personel dinilai turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Di akhir amanat, Wakapolda menginstruksikan seluruh personel untuk segera menyesuaikan diri dengan dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polda DIY serta melakukan evaluasi berjenjang sebagai bahan analisa tugas ke depan.

“Jadikan pengalaman ini sebagai referensi intelektual dalam menghadapi tantangan tugas yang lebih kompleks di masa depan,” pungkasnya, seraya mengucapkan selamat kembali berkumpul bersama keluarga.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol penghargaan institusi atas dedikasi serta pengabdian personel dalam menjalankan misi kemanusiaan di luar wilayah tugasnya. *SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

Bulan Dana Ditutup, PMI Sleman Berhasil Kumpulkan Dana 966.122.230

DI YOGYAKARTA

Rampas HP Pelajar, Dua Pemuda di Bantul Diringkus Polisi

DI YOGYAKARTA

Buruh Bangunan ditemukan Meninggal Dunia di Galian Cakar Ayam, Diduga Penyakitnya Kambuh

DI YOGYAKARTA

Situs Watu Gilang Lipuro , Saksi Sejarah Berdirinya Mataram Islam

DI YOGYAKARTA

Terimakasih Respon Cepat Relawan Cakrawala, Tagana,dan TRC BPBD Bantul.

DI YOGYAKARTA

Danrem 072/Pmk pimpin Upacara Penerimaan Jenazah Dua Prajurit TNI Yang Gugur Dalam Tugas

DI YOGYAKARTA

Komisi C DPRD DIY Inspeksi Saluran Irigasi dan Tinjau Kerusakan Jalan di Karangsari Kulonprogo

DI YOGYAKARTA

Heningkan Hati, Serap Aspirasi, Hidupkan Budaya di Muntuk Dlingo