Home / DI YOGYAKARTA

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:32 WIB

Tekan Pengangguran dan Perkuat Irigasi, Disnakertrans Bantul Gulirkan Proyek Padat Karya di Kwaru, Serap Tenaga Lokal

BANTUL | LENSANUSA.COM. – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi mengoperasikan program Padat Karya Infrastruktur Tahun Anggaran 2026. Salah satu titik krusial yang menjadi sasaran pembangunan adalah pembuatan dinding penahan tanah (talud) di Padukuhan Kuwaru RT 01, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul.

​Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Agung Kurniawan, S.H., menjelaskan bahwa proyek yang didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY ini menyasar pembangunan infrastruktur publik, seperti talud hingga pengecoran jalan (cor block) di 58 lokasi dengan penganggaran 200 juta untuk masing-masing lokasi, Pengerjaannya dijadwalkan berlangsung selama 18 hari, terhitung sejak 13 Juli hingga 1 Agustus 2026.

​Selain memperkokoh infrastruktur fisik desa, program padat karya ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal secara langsung guna menekan angka pengangguran. Sebanyak 52 warga dilibatkan setiap hari—terdiri dari 2 ketua kelompok, 10 tukang, dan 40 pekerja—dengan sistem pengupahan harian yang terstandarisasi.

​Agung menegaskan bahwa program padat karya infrastruktur ini difokuskan sebagai strategi konkret dalam memicu multiplier effect (dampak ganda) bagi kesejahteraan warga.

​”Program padat karya ini tidak sekadar membangun fisik, tetapi menjadi strategi kunci perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat prasejahtera, pekerja informal, paruh waktu, hingga warga yang belum bekerja. Upah atau uang perangsang kerja yang diterima warga akan langsung memutar roda ekonomi di tingkat lokal. Di sisi lain, infrastruktur yang terbangun—seperti talud dan akses jalan—menjadi fondasi penting untuk meratakan pembangunan dan mengoptimalkan potensi ekonomi kewilayahan,” terang Agung. 21/07/2026

​Pembangunan talud ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, khususnya yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Saluran irigasi yang lebih kokoh dan tertata dipastikan akan memperlancar distribusi air ke lahan-lahan persawahan warga.

​Dukungan senada disampaikan Dukuh Kuwaru, Hari Agung Nugroho, S.Pd., yang menyampaikan apresiasinya atas realisasi proyek tersebut.

​”Kami atas nama warga dan pamong Padukuhan Kuwaru mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Bantul, Pemda DIY, dan Disnakertrans. Mayoritas warga kami adalah petani, dan masalah pengairan sering kali menjadi kendala utama. Dengan hadirnya talud padat karya di RT 01 ini, aliran air ke sawah warga dipastikan jauh lebih lancar dan stabil,” ungkapnya.

​Hari menambahkan bahwa keberadaan program ini membawa manfaat ganda yang langsung dirasakan masyarakat.

“Program ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan secara instan bagi warga yang bekerja, tetapi juga memberi dampak jangka panjang yang sangat krusial bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan petani kami,” pungkasnya.

​Melalui sinergi kuat antara pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat lewat sistem padat karya ini, produktivitas sektor pertanian di kawasan Poncosari, Srandakan, diharapkan dapat melonjak secara signifikan.*SY.

Share :

Baca Juga

DI YOGYAKARTA

299 Polisi dan PNS Polri Polda DIY Resmi Menyandang Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi

DI YOGYAKARTA

Atasi Kekeringan, Polres Bantul distribusikan 25.000 Liter Air Bersih di Terong Dlingo

DI YOGYAKARTA

Ribuan Umat Hadiri Pengajian Akbar 1 Abad Pondok Pesantren Alfalah Ploso di Lapangan Paseban Bantul.

DI YOGYAKARTA

Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Banguntapan Bekuk Pelaku Curanmor Warung Kopi Blandongan dalam Tiga Hari!

DI YOGYAKARTA

Berikan Perlindungan Pekerja Padat Karya Terbanyak, Disnakertrans Bantul Raih Penghargaan

DI YOGYAKARTA

Tragis ! Usai Pesta Miras, 2 Sahabat Terlibat Duel Maut Satu Tewas Kena Sabetan Pedang

DI YOGYAKARTA

Kapolda DIY Temui Wakil Gubernur DIY, Jalin Silaturahmi

DI YOGYAKARTA

KGPAA Paku Alam X Terpilih Jadi Ketua Umum KONI DIY Periode 2025 – 2029